Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 02:37 WIB

Makin Kenal Jatim, Investasi Australia Makin Besar

Senin, 6 Agustus 2018 | 00:29 WIB

Berita Terkait

Makin Kenal Jatim, Investasi Australia Makin Besar
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Surabaya - Australia semakin kepincut untuk menambah investasinya di Provinsi Jawa Timur (Jatim), setelah diresmikannya kantor konsulat jenderal di Surabaya.

"Kantor Konsulat Jenderal Australia di Surabaya ini adalah pos atau kantor perwakilan keempat bagi Pemerintah Australia di Indonesia untuk memperkuat hubungan antarkedua negara di bidang perdagangan dan investasi, selain juga pendidikan," ujar Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop, usai meresmikan Kantor Kosulat Jenderal Australia di kawasan Jembatan Middle East Ring Road (MERR), Jalan Ir Soekarno Surabaya, Jatim, Minggu (5/8/2018).

Tiga kantor perwakilan negara Australia yang telah berdiri terlebih dulu di Indonesia adalah kedutaan besar di Jakarta, serta dua kantor konsulat jenderal di Denpasar, dan Makassar. "Kantor baru di Surabaya ini untuk memperluas jaringan diplomatik Indonesia-Australia yang telah terjalin selama lebih dari 40 tahun," katanya.

Pada kesempatan itu Julie memperkenalkan Chris Barnes, yang sejak Desember 2017 dipercaya menjabat sebagai Konsul Jenderal Australia yang pertama. "Konsulat Jenderal kami di Surabaya akan fokus pada peningkatan peluang perdagangan dan pengembangan ekonomi di Jawa Timur, termasuk di bidang jasa keuangan, pendidikan, kesehatan, manufaktur dan infrastruktur," ujar Julie.

Selain itu, Konsulat Jenderal Australia di Surabaya juga akan bekerja untuk meningkatkan hubungan budaya dan komunitas dengan ragam wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta memberikan pelayanan bagi warga Australia yang berada di wilayah tersebut.

Julie menyebut Provinsi Jawa Timur memiliki kesamaan dengan wilayah Australia Barat yang merupakan daerah asalnya. "Masyarakat Australia Barat dan Jawa Timur sama-sama dinamis. Pertumbuhan ekonominya juga tinggi," katanya.

Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, merupakan tujuan yang semakin penting untuk perdagangan dan investasi Australia. "Terlebih Jawa Timur menyumbang sekitar 15 persen dari Produk Domestik Bruto Indonesia," ucapnya. [tar]

Komentar

x