Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 21 Oktober 2018 | 01:20 WIB

Pengetahuan Nelayan Minim, PR Berat Bu Susi

Senin, 6 Agustus 2018 | 03:29 WIB

Berita Terkait

Pengetahuan Nelayan Minim, PR Berat Bu Susi
Menteri Susi Pudjiastuti - (Foto: Inilahcom/Didik Setiawan)

INILAHCOM, Jakarta - Keelompok nelayan perlu diberi pengetahuan serta keterampilan terkait cara tangkap dan pemrosesan ikan yang baik. Agar bisa lolos sertifikasi ekspor ke AS maupun Uni Eropa. Ini tugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) mendesak KKP untuk memberikan bimbingan kepada pengusaha perikanan agar lancar dan mampu memenuhi berbagai persyaratan sertifikasi ekspor ke AS dan Uni Eropa. "Pembinaan oleh pemerintah sangat penting," kata Ketua Harian Iskindo, M Abdi Suhufan di Jakarta, Minggu (5/8/2018).

Menurut dia, KKP mesti mendampingi secara intensif seperti kepada kelompok nelayan ikan tuna agar cara tangkap dan pemrosesan tidak merusak mutu ikan. Diingatkan, produsen perikanan berorientasi ekspor mesti mematuhi dan memenuhi syarat negara tujuan ekspor.

"Kalau dari sisi regulasi atau perjanjian, instrumennya sudah cukup tersedia. Misalnya, catch certificate atau sertifikat hasil tangkapan yang merupakan persyaratan yang diterapkan oleh Uni Eropa terhadap negara-negara yang ingin memasarkan produk perikanan ke wilayahnya. Aturan itu melengkapi aturan health certificate atau sertifikat kesehatan," kata Abdi.

Abdi berpendapat bahwa permasalahannya saat ini adalah bagaimana pelaku usaha perikanan nasional mau dan sanggup mengikuti berbagai persyaratan ekspor tersebut.

Sebelumnya, Dirjen Perikanan Tangkap KKP Zulficar Mochtar menyatakan bahwa beberapa tahun terakhir, minat aktivitas perikanan tangkap di Indonesia meningkat. "Akan tetapi, masih banyak praktik pelanggaran yang menunjukkan rendahnya kepatuhan dan tanggung jawab pelaku industri perikanan," kata Zulficar. [tar]

Komentar

x