Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 11 Desember 2018 | 12:51 WIB

Terkumpul Rp10 Miliar

Mentan Sumbangkan Gaji Setahun untuk Gempa NTB

Senin, 6 Agustus 2018 | 19:11 WIB

Berita Terkait

Mentan Sumbangkan Gaji Setahun untuk Gempa NTB
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat mengumpulkan bantuan kemanusiaan bagi pra korban gempa di Lombok, NTB. Ribuan warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjadi korban gempa saat ini memang sangat membutuhkan bantuan bahan makanan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan yang dihimpun Kementan senilai Rp10 miliar lebih, di Kantor Pusat Pertanian, Kawasan Ragunan, Jakarta (6/8/2018). "Sekitar 3 jam kami berkoordinasi, terkumpul Rp10 miliar lebih. Baik berupa uang, bahan makanan maupun hewan ternak," ujar Menteri Amran.

"Ini adalah ujian bagi saudara kita di NTB, ujian bagi kita juga penduduk Indonesia, ujian bagi rasa persatuan kita untuk berbagi dengan sesama. Ini adalah ladang amal, masing-masing dari kita harus memberi contoh," ajak Amran.

Bantuan itu dikumpulkan dari berbagai pihak yang dikoordinasikan Kementan. Di antaranya Badan Urusan Logistik (Bulog), perusahaan makanan dan minuman, asosiasi-asosiasi petani dan peternak, asosiasi eksportir dan importir, asosiasi pengusaha bahan pangan, pabrik gula, perusahaan perkebunan, perusahaan kendaraan bermotor, hingga perusahaan asuransi.

Kementerian sendiri memberikan bantuan sebesar Rp2 miliar lebih, termasuk berupa hewan ternak. Menteri Amran juga yang menyerahkan bantuan sebesar 1 tahun gajinya sebagai Menteri Pertanian.

Menteri Pertanian juga meminta seluruh petani-peternak di seluruh Indonesia, untuk turut bergerak menunjukkan kepedulian terhadap para korban gempa. "Ada 100 juta lebih keluarga pertanian di Indonesia. Kami ajak untuk kita sama-sama memberi sumbangan bantuan apapun bentuknya. 1 ekor ayam, 1 butir kelapa, 1 butir telur akan sangat berarti bagi keluarga saudara kita di sana," tambah Amran.

Mentan meminta keluarga besar pertanian membentuk tim peduli. Kantor Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) yang ada di tiap propinsi di Indonesia agar menjadi posko bantuan, untuk mengkoordinir dan menyerahkan bantuan dari para petani-peternak. Kantor BPTP di Lombok menjadi posko besar Kementan sebagai pusat koordinasi pengumpulan dan penyerahan bantuan kemanusiaan.

"Kementan hanya mengkoordinir pengumpulan dan penyerahan bantuan. Untuk distribusi selanjutnya kami percayakan pada teman-teman yang bertugas di sana," sambung Mentan.

Menurut informasi dari lokasi gempa, sebagian warga korban gempa masih bertahan di sekitar rumahnya, karena menjaga harta benda dan hewan ternak. Untuk itu Mentan juga menginstruksikan Dirjend Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mengirim tim khusus.

"Tim khusus yang terdiri atas 100 orang ini akan berangkat hari ini juga, untuk membantu warga korban gempa mengurus ternak sapi dan lain sebagainya. Tim ini akan membawa perlengkapan termasuk vaksin, untuk menjaga ternak warga tetap selamat dan sehat," tandas Mentan.

Kementan juga membuka sejumlah rekening bagi masyarakat yang ingin mengulurkan bantuan berupa uang.

Akibat gempa yang mengguncang Lombok NTB Ahad malam, (5/8/2018) 91 orang meninggal dunia akibat tertimbun bangunan, 200 lebih orang dilaporkan luka-luka, ribuan lainnya terpaksa mengungsi karena bangunan rumah mereka rusak. [*]

Daftar Sebagian Pemberi Bantuan

Kementerian Pertanian Rp1,7 miliar

PT Indofood 1 mobil box mie instan

PT Bulog 5 ton beras

Asosiasi Pengusaha Bawang Merah Rp 125 juta

Asosiasi Pelaku Usaha Eksportir Importir Rp 130 juta

Asosiasi Pengusaha Bawang Putih Rp 125 juta

Asosiasi Pengusaha Sarang Walet Rp 190 juta

PT. RNI 1 mobil box gula

PTPN Rp 100 juta

Pinsar Rp 18 juta

PT. Food Station Rp 20juta

PT. Pupuk Indonesia Rp 2 miliar

Frutang Rp 150 juta

Ditjend Tanaman Pangan Rp 1 miliar

PT Honda 2 genset 250watt & Pompa 10 unit

PT Jasindo Rp 100 juta

Komentar

x