Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:24 WIB

Di Jambi Jonan Resmikan 9 Sumur Bor Air Bersih

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 7 Agustus 2018 | 04:09 WIB
Di Jambi Jonan Resmikan 9 Sumur Bor Air Bersih
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jambi - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan meresmikan 9 sumur bor air tanah dan penyerahan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

Ada Sembilan sumur bor yang diresmikan. Tujuh sumur bor itu dananya dari APBN 2017 dan 2 sumur lainnya dari APBN 2018. Kementerian ESDM juga masih melakukan pengeboran 7 titik sumur di berbagai wilayah di Jambi dari APBN 2018.

"Tahun ini kami bangun 550 sumur kalau misalnya dibagi 34 provinsi, mestinya paling kurang 1 provinsi dapat 15 sumur. Kalau memang ada yang sangat mendesak sekali, Pemda cukup kirim surat permohonan ke Kementerian ESDM, beserta lokasi titiknya. Nanti kami yang lakukan studi dan pemborannya," kata Jonan dalam keterangan resmi, Senin (6/8/2018).

Jonan mengatakan hal ini perlu dilakukan karena pentingnya air bersih. Jonan menambahkan pada tahun 2019 rencana pemboran bisa mencapai 750 lokasi.

"Kalau airnya kurang bagus, biaya untuk kesehatan jadi tinggi. Saya mengajurkan Provinsi Jambi mengusulkan. Tahun depan kita akan bangun 750 sumur. Kalau dibagi rata paling kurang 1 provinsi dapat 20 sampai 25 sumur," tambah Jonan.

Dengan kapasitas debit total sebanyak 18,2 liter/detik, sembilan sumur bor tersebut mampu melayani 8.736 jiwa masyarakat Jambi yang tersebar di Desa Jangga Baru, Kab/Kita Batanghari (2 sumur), Desa Marus Jaya, Kab. Merangin (1 sumur), Desa Gambut Jaya, Kab. Muaro Jambi (2 sumur), Desa Pematang Kolim, Kab/Kota Sarolangun (1 sumur), Kelurahan Tebing Tinggi, Kab/Kota Tanjung Jabung Barat (1 sumur), Desa Bukit Tempurung, Kab/Kota Jabung Timur (1 sumur) dan Desa Aburan Batang Tebo, Kab/Kota Tebo (1 sumur).

Selanjutnya, fasilitas sumur bor akan dihibahkan kepada Pemerintah Daerah yang terdiri dari konstruksi sumur dan pompa selam beserta rumah pompa, mesin generator kapasitas 10 KVA beserta rumah genset dan bak penampung air berkapasitas 5.000 liter yang dilengkapi dengan kran.

Sedangkan untuk LTSHE, Pemerintah telah menyerahkan 807 unit kepada masyarakat Jambi di 2 kabupaten (Tanjung Jabung Barat dan Sungai Penuh), 2 kecamatan (Senyerang dan Kumun Debai) dan 3 desa (Sungai Kayu Aro, Kempas Jaya dan Renah Kayu Embun).

Pembagian ini sebagai bentuk program pra elektrifikasi demi memberikan akses penerangan kepada masyarakat yang berada di daerah 3T (Terpencil, Tertinggal dan Terluar).

Pada tahun 2018, Pemerintah menargetkan 175 ribu unit LTSHE yang menyasar ke 15 provinsi di daerah yang terisolir dan sulit dijangkau dengan jaringan PLN. Alokasi APBN untuk program LTSHE tahun ini sekitar Rp600 miliar. "Tahun ini lebih dari 175 ribu rumah kita bagikan. Tahun depan 150 ribu lagi. Kalau bisa ajukan sesegera mungkin. Tapi mohon dirawat," tambah Jonan. [ipe]

Komentar

x