Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 11 Desember 2018 | 12:55 WIB

Inalum-Pemda Papua Masih Godok Perusahaan Patungan

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 8 Agustus 2018 | 09:33 WIB

Berita Terkait

Inalum-Pemda Papua Masih Godok Perusahaan Patungan
Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Inalum dan Pemerintah Daerah Papua masih melakukan pembahasan dalam membentuk joint venture alias perusahaan patungan sebagai bagian dari proses divestasi 51% saham Freeport.

Demikian dikatakan Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin terkait join venture tersebut. Bahkan Budi mengaku sudah ke Papua untuk membahas hal ini. "Kemarin saya baru dari Papua, kami bicarakan sama pemda nanti masuknya seperti apa. kami rapihkan semua," kata Budi saat di Kementerian ESDM Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Ia merincikan, pembahasan dengan pemda Papua terkait kajian apakah jatah 10% saham itu dikuasai oleh BUMD atau akan dibentuk perusahaan baru. Namun, ia belum mau mengungkapkan opsi mana yang akan terealisasi. "Kalau yang udah ada kan, bisa lebih cepet kan," jelasnya.

Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR beberapa waktu lalu, Budi mengungkapkan pemda Papua dan Mimika membeli jatah 10% saham Freeport Indonesia senilai US$856 juta.

Pembelian saham tersebut melalui deviden yang secara bertahap melunasinya. Saham 10% pemda itu masih dipegang Inalum sebagai jaminan. Diharapkan dengan mekanisme ini Pemda Papua tidak segera menjual 10% saham tersebut ke pihak swasta.

Ketika dikonfirmasi mengenai skema pembelian saham tersebut apakah sudah disepakati oleh pemda, Budi menjawab singkat "Dibantu sama Inalum," ujarnya.

Pembentukan perusahaan ini sudah disepakati dengan pemda Papua pada awal 2018 lalu. Bahkan Pemda Papua pun telah membentuk BUMD yakni PT Papua Divestasi Mandiri.

BUMD itu dikuasai oleh Pemprov Papua dan Pemkab Mimika dengan pembagian Kabupaten Mimika 7%, provinsi 3%. Keterlibatan Pemda Papua ini lantaran mendapatkan porsi 10 saham divestasi dari 51% saham Freeport. Meski Pemda Papua mengantongi 10% saham namun masih dalam satu entitas Inalum.

Dengan begitu maka hanya ada satu entitas yang memegang 51% saham yakni Inalum sebagai Holding BUMN Pertambangan. Alhasil maka Indonesia tetap sebagai pemilik mayoritas saham Freeport Indonesia. [hid]

Komentar

x