Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:42 WIB

Candra Sebut Cadangan Migas Masih Banyak, Tapi....

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 9 Agustus 2018 | 16:30 WIB

Berita Terkait

Candra Sebut Cadangan Migas Masih Banyak, Tapi....
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kandungan cadangan minyak dan gas bumi (migas), atau energi fosil, saat ini memang belum habis. Diduga, masih ada cadangan migas sebesar 50%-60% di bawah perut bumi.

Hanya saja, belum ada teknologi yang bisa mengambil 100% cadangan energi fosil yang saat ini posisinya berada ada di dalam perut bumi. Itulah kenapa banyak kalangan yang menyebut sumber energi fosil telah habis.

"Energi fosil suatu saat itu bukan habis, tapi kita tidak bisa produksikannya lagi. Ternyata belum ada teknologi yang mampu mengambil 100 persen itu belum ada," kata Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar di Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Arcandra menyebut, saat ini, industri migas di dunia baru bisa mengambil migas sebesar 40% hingga 50% saja. "Sisanya yang 50-60%, masih di bawah perut bumi sana. Enggak bisa terambil karena belum ada (teknologi). Mungkin bahasanya itu Tuhan belum memberikan manusia untuk bisa mengambil itu," ujar Arcandra.

Namun, kata Arcandra di era saat ini ketika belum ada teknologi yang bisa menguras habis isi perut bumi, perlu ada keberlanjutan. Maka, kata Arcandra saat ini memang sedang digalakkannya energi terbarukan.

"Kemudian karena belum ada teknologi itu kita punya pilihan lain, apa adalah energi terbarukan. Berrti apa, kedepannya kita harus fokus dalam pengembangan energi terbarukan," ujar Arcandra.

Ia mengatakan, Indonesia sendiri memiliki salah satu sumber sumber daya alam yang cukup banyak. Minyak kelapa sawit dengan turunananya. Arcandra mengatakan, salah satu sumberdaya alam kompetitif yang bisa dikembangkan oleh Indonesia saat ini adalah biodiesel.

"Dalam hal ini salah satu komparatif yang kita punya adalah cpo untuk itu bapak presiden sudah memerintahkan bahwa bio solar itu kandungan kelapa sawit 20 persen. Sekarang kami sedang godok peraturannga. Kita tunggu pemerintah komit untuk yang dinamakan b20 untuk bio solar," ujar Arcandra. [ipe]

Komentar

x