Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 04:48 WIB

Harga Biodiesel Turun di Bulan Agustus

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 10 Agustus 2018 | 08:05 WIB
Harga Biodiesel Turun di Bulan Agustus
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Harga biodiesel mengalami penurunan diakibatkan turunnya harga minyak sawit akibat berkurangnya tingkat permintaan dari negara-negara pengimpor, serta kekhawatiran terhadap antisipasi "perang dagang" yang turut mempengaruhi permintaan China.

Demikian keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tentang besaran Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) untuk bulan Agustus. Penetapan itu meliputi biodiesel dan bioetanol, melalui Surat Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Nomor 4057/12/DJE/2018.

Tarif biodiesel ditetapkan sebesar Rp7.600 per liter atau turun Rp349 dari bulan Juli 2018 lalu, yaitu Rp7.949/liter. Harga tersebut masih belum termasuk dengan perhitungan ongkos angkut, yang berpedoman pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No.1770 K/12/MEM/2018.

HIP biodiesel ini ditopang oleh harga rata-rata minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) sepanjang 25 Juni 2018 hingga 24 Juli 2018 sebesar Rp7.300 per kilo gram (kg). Harga ini lebih rendah pada periode sebelumnya, yaitu Rp7.740 per kg seperti mengutip dari esdm.go.id.

Sementara itu, kenaikan harga terjadi pada HIP bioetanol. Harga pasar bioetanol diplot sebesar Rp10.010 per liter oleh Pemerintah, terjadi kenaikan sebesar Rp110 dari bulan Juli 2018 yaitu sebesar Rp9.900 per liter.

Faktor kenaikan ini ditentukan oleh rata-rata tetes tebu Kharisma Pemasaran Bersama (KPB) selama 25 September 2017 - 24 Juli 2018 tercatat sebesar Rp1.556 per kg ditambah besaran dolar Amerika Serikat, yaitu US$0,25 per liter dikali 4,125 kg per liter.

Untuk diketahui, HIP BBN ditetapkan setiap bulan dan dilakukan evaluasi paling sedikit 6 bulan selali oleh Direktur Jenderal EBTKE.

Komentar

x