Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 17 Desember 2018 | 20:35 WIB

Dukung Industri Jatim, PLN Siapkan Listrik 366 MVA

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 11 Agustus 2018 | 05:09 WIB

Berita Terkait

Dukung Industri Jatim, PLN Siapkan Listrik 366 MVA
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero/PLN) menyatakan siap memasok listrik 366,08 MVA ke kawasan Industri di Jawa Timur. Hal tersebut guna mendukung kemajuan industri di Jatim.

Adapun pasokan itu dibagi menjadi dua wilayah industri. Yakni sebesar 311 MVA untuk Kawasan Industri Jatiproton (Jawa Timur Probolinggo Tongas) dan 55,08 MVA Kawasan Industri PIER (Pasuruan Industri Estate Rembang).

Hal ini dilakukan PLN setelah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PLN dan PT SIER (Surabaya Industri Estate Rungkut), PT Jatiproton Internasional Indonesia serta PT Pilar Bahtera Energy.

Manajer PLN Area Pasuruan, Agus Setionk optimis bahwa penyediaan listrik untuk kedua kawasan Industri itu, bisa diwujudkan. Mengingat, cadangan daya di Jawa Timur, saat ini mencapai 1.125 MW. "Namun bila ada tambahan, PLN siap mengalirkan energi listriknya berapapun," ujar Agus dalam keterangan resmi kepada wartawan, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Menurut dia, dengan membaiknya kondisi kelistrikan di Jawa Timur maka PLN mampu memenuhi seluruh kebutuhan listrik baik untuk mencukupi kebutuhan sektor industri, pariwisata, usaha kuliner, pertokoan, perkantoran dan perumahan.

Dengan begitu, dia meminta pada pelanggan tak perlu khawatir soal ketersediaan listrik. Pihaknya akan memenuhi semua kebutuhan listrik di Jawa Timur.

Ia menambahkan, guna memenuhi kebutuhan listrik sebesar 311 MVA, PLN akan mengalirkan energi listrik melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Probolinggo-Grati, dengan membangun Gardu Induk 150 kV Tongas kapasitas 60 MVA.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan di PIER sebesar 55.08 MVA PLN memanfaatkan Gardu Induk PIER yang saat ini baru dibebani 50 MW dari kapasitas yang ada 110 MVA sehingga bila dirasa kurang akan menambahkan Trafo di GI PIER.

Kemudian, PLN akan mendukung keinginan pelanggan yang ada di kedua kawasan industri tersebut yang menginginkan pasokan listrik tanpa padam , tanpa kedip dan tanpa investasi dengan membangun sistem kelistrikan di kawasan tersebut secara cluster.

Maksud dibuatnya sistem cluster ini, lanjutnya, untuk meningkatkan pelayanan dan keandalan sesuai keinginan pelanggan, Di mana, terdapat tiga cluster, yakni Super Ultima (pelanggan yang akan menikmati layanan tanpa padam, tanpa kedip dan tanpa investsi), Super Premium (pelanggan yang akan menikmati layanan tanpa padam) dan Reguler. "Dalam mewujidkan harapan pelanggan pada Cluster Super Ultima PLN bekerjasama dengan PT Pilar Bahtera Energi," kata dia.

Hal ini seiring dengan permintaan Presiden Direktur PT Jatiproton Internasional Indonesia, Bambang Resmianto. Dia meminta, pasokan listrik yang dijanjikan PT PLN (Persero) untuk menyediakan kebutuhan listrik dengan keandalan yang tinggi dan layanan tanpa padam.

Mengingat, industri manufaktur yang akan menempati kawasan Industri seluas lebih dari 1.100 hektar, merupakan industri dengan mengunakan peralatan berteknologi tinggi bahkan beberapa tenant-nya mengharapkan layanan tidak kedip.

Dengan kesiapan PLN, pihaknya pun melakukan kerjasama dalam bentuk Nota Kesepahaman (MOU) penyediaan pasokan listrik dengan daya sebesar 311 MVA.

Adapun kerja sama ini bertujuan untuk membangun komitmen saling bersinergi dalam pemenuhan listrik yang andal pada saat ini dan di masa yang akan datang guna mendorong investor di Kawasan Industri PIER, dan Kawasan Industri Jatiproton Tongas, Jawa Timur. [ipe]

Komentar

x