Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 21 November 2018 | 20:01 WIB

PLN Serap 55% Batu Bara

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 24 Agustus 2018 | 18:03 WIB

Berita Terkait

PLN Serap 55% Batu Bara
Direktur Pengadaan Strategis PLN, Iwan Supangkat - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada semester I 2018 sudah menyerap 55 persen batu bara jatah Domestic Market Obligation (DMO).

Direktur Pengadaan Strategis PLN, Iwan Supangkat menyebut meski sudah 55 persen. Namun secara rata-rata kebutuhan batubara di setiap PLTU yang ada masih tipis.

"Sampai bulan Juli kemarin ya sudah serap 55 persen dari total kebutuhan. Secara stok cukup. meski memang masih tipis," kata Iwan di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (25/8/2018).

Menurut Iwan, hal ini dikarenakan beberapa perusahaan batubara yang memasok PLN mengalami kendala pada kuartal satu tahun ini. Kendala itu, kata Iwan dipengaruhi faktor cuaca saat pengiriman.

"Ini masih terasa, jadi beberapa pembangkit stoknya tipis. Ada yang empat hari, seminggu. Ya kita harapanya 10 hari. Apalagi pantai selatan kan harus 20 hari," ujar Iwan.

Buruknya cuaca kata Iwan membuat ombak yang besar sehingga menghambat pengiriman batubara. Kapal kapal besar yang membawa batubara tidak bisa berlayar karena besarnya ombak.

"Ya ombak, lalu ada pendangkalan, jadi kapalnya gak bisa merapat. Cilcap masih mending lah. Adipala kan juga ada pelabuhan ya, 30 ribu GT pelabuhan khusus pembangkit," ujar Iwan.

Iwan tak menampik minimnya pasokan ini selain karena faktor cuaca juga dikarenakan adanya kenaikan harga dan kebijakan transfer kuota. PLN mengaku, hanya beberapa perusahaan seperti Adaro dan Bukit Asam yang memang sudah secara tertib memasok kebutuhan batubara PLN.

"Ya, yang sudah pasti ngirim kan seperti Adaro, Bukit Asam. Tapi secara keseluruhan, willingness mereka juga ingin masok, cuman mungkin karena ada kendala kendala jadi ya agak terhambat," ujar Iwan. [hid]

Komentar

x