Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 15:53 WIB

Ketemu Konglomerat di Istana, SMI Sebut Mantan Bos

Rabu, 29 Agustus 2018 | 08:09 WIB

Berita Terkait

Ketemu Konglomerat di Istana, SMI Sebut Mantan Bos
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Terkait pertemuan Presiden Joko Widodo dengan sejumlah konglomerat muda di Istana Presiden, Jakarta, Senin (27/8/2018), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) bilang begini.

Kata dia, pemerintah perlu menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh pelaku usaha di tanah air. Khususnya dalam kondisi ekonomi global yang masih bergejolak seperti saat ini. "Hubungan dan komunikasi, baik langsung maupun tidak langsung dengan para pelaku ekonomi itu penting. Terutama dalam kondisi ketidakpastian yang berasal dari global, sehingga tidak ada miskomunikasi pemerintah dengan pelaku usaha," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Sri Mulyani bilang, pertemuan dengan para pengusaha muda itu, bagus dan tidak perlu dipertentangkan. Kedua belah pihaj bisa saling mendengarkan dan memahami berbagai permasalahan yang harus dihadapi. Nantinya, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah bisa seiring dan sejalan dengan aspirasi pelaku ekonomi di tanah air.

"Mereka memahami dari tangan pertama, apa-apa yang dipikirkan dan akan dilakukan oleh pemerintah. Pemerintah juga bisa mendengarkan dari tangan pertama, pelaku-pelaku ekonomi itu, apa yang jadi aspirasi dan concern mereka," kata Sri Mulyani.

Menurut mantan Direktur Pelaksana World Bank ini, pola komunikasi seperti itu juga pasti akan dilakukan oleh setiap pemerintah, termasuk Presiden RI 2004-2014 Susilo Bambang Yudhoyono yang juga mantan bosnya itu.

Hubungan pemerintah dengan para pelaku ekonomi, lanjutnya, harus dijaga karena hal tesebut akan menjadi salah satu bentuk aset untuk menjaga perekonomian bersama-sama. "Pemerintah bisa membuat policy yang mereka paham, dapat feedback dari mereka, dan bisa menyampaikan apa yang jadi pemikiran mereka," kata Sri Mulyani. [tar]

Komentar

x