Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 September 2018 | 10:29 WIB

Jakarta Potensial B20, Bos Pertamina Sumringah

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 4 September 2018 | 08:30 WIB

Berita Terkait

Jakarta Potensial B20, Bos Pertamina Sumringah
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menyebut DKI Jakarta adalah wilayah yang potensial untuk penerapan B20. Saat ini, terdapat 216 SPBU Pertamina yang menyediakan biodiesel tersebut.

Menurut Nicke, B20 untuk kawasan DKI di Jakarta dipasok dari Terminal BBM Jakarta Group yang berkapasitas produksi 80,1 ribu kiloliter (KL). "Kunjungan ke SPBU ini juga dimaksudkan agar kebijakan perluasan mandatori B20 dapat efektif berlaku sejak 1 September 2018, sehingga produk B0 di pasaran dapat berganti dengan B20," kata Nicke di Jakarta, Senin (3/9/2018).

Berdasarkan ketentuan, kata Nicke, apabila Badan Usaha BBM tidak melakukan pencampuran, dan Badan Usaha BBN tidak dapat memberikan suplai FAME (Fatty Acid Methyl Ester) ke BU BBM akan dikenakan sanksi. "Akan dikenakan denda yang cukup berat, yaitu Rp6.000 perliter," ujar dia.

Namun kata Nicke, produk B0 masih berlaku untuk beberapa produk. Pengecualian juga dapat diberlakukan, terutama terhadap Pembangkit Listrik yang menggunakan turbine aeroderivative, alat utama sistem senjata (alutsista), dan perusahaan tambang yang berlokasi di ketinggian. "Pada produk solar tertentu masih terdapat pengecualian digunakan B0, khususnya produk setara Pertadex atau Diesel Premium," kata dia.

Nicke berharap, perluasan penggunaan B20 atau BBM Diesel ini, mampu mendorong penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan bagi kendaraan pribadi. Sekaligus efektif untuk menekan impor BBM yang berdampak kepada defisit neraca perdagangan dan devisa negara.

Untuk memastikan produk dapat digunakan konsumen akhir, terutama pada mobil pribadi berbahan bakar diesel, Nicke mengatakan, manajemen Pertamina akan terus meninjau kesiapan fasilitas dan pengelolaan SPBU yang dikelola para mitra bisnis.

"Ujung tombak kesuksesan implementasi B20 salah satunya ada di SPBU, sehingga kami perlu dukungan pengusaha SPBU agar mereka memaksimalkan penjualan solar 20 persen. Tapi secara prinsip, outlet SPBU kami sudah siap pasarkan B20," kata dia.[ipe]

Komentar

x