Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 21 November 2018 | 11:57 WIB

Rupiah Boleh Rontok, Jonan Jamin BBM Tidak Naik

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 5 September 2018 | 04:29 WIB

Berita Terkait

Rupiah Boleh Rontok, Jonan Jamin BBM Tidak Naik
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memang cukup mendalam. Kurs mata uang Garuda sempat mendekati Rp 15.000/US$.

Pelemahan ini dikhawatirkan akan berdampak pada kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi serta penugasan. Sebab, BMM jenis solar dan premium masih impor. Tentu impornya menggunakan dollar.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan menjamin pemerintah tak akan menaikan harga BBM dalam waktu dekat. "Menurut saya, pemerintah tidak merencanakan kenaikan harga BBM dalam waktu dekat," kata Jonan saat jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (4/9/2018).

Namun begitu, Jonan tidak merinci sampai kapan harga BBM tak akan naik. Ia hanya menerangkan dalam waktu dekat saja, tak memberikan waktu tepat. "Ringkes kan?," kata Jonan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, impor Juli 2018 sebesar US$18,27 miliar, Disumbang dari impor minyak dan gas (migas) sebesar US$2,61 miliar dan impor non-migas US$15,66 miliar.

Peningkatan ini dipicu kenaikan nilai impor migas US$475,3 juta. Kenaikannya setara 22,2% karena harga seluruh komponen migas naik. Semisal, minyak mentah naik 15,01%; hasil minyak naik 28,81%; dan gas naik 15,69%. Impor non migas juga naik US$6,52 miliar atau setara 71,54%. [ipe]

Komentar

Embed Widget
x