Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 12 Desember 2018 | 18:18 WIB

Ini Kabar Baik dari Proyek Tol Pandaan-Malang

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 10 September 2018 | 10:25 WIB

Berita Terkait

Ini Kabar Baik dari Proyek Tol Pandaan-Malang
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT PP (Persero) optimis mampu selesaikan pembangunan konstruksi jalan tol Pandaan-Malang, Jawa Timur sepanjang 38,48 kilometer (km), tepat waktu.

Hingga akhir Agustus 2018, progress konstruksi tol Pandaan-Malang mencapai 66%. Kendati demikian, proyek tol ini menyisakan 10% lahan yang belum terbebaskan.

Selaku kontraktor sekaligus pemilik proyek melalui PT Jasamarga Pandaan Malang, PTPP bekerja keras guna menggarap pembangunan fisik. Selanjutnya merampungkan pembebasan lahan.

"Perseroan optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan pembangunan proyek Jalan Tol Pandaan-Malang hingga akhir tahun 2018 sehingga jalan tol tersebut dapat langsung dioperasikan secara maksimal pada awal tahun 2019," kata Direktur Utama PTPP, Lukman Hidayat di Jakarta, Senin (10/9/2018).

Dia mngatakan, Tol Pandaan-Malang termasuk salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang dicanangkan pemerintah. Di mana, perseroan dipercaya menjadi Main Contractor untuk melaksanakan pembangunan proyek jalan tol sepanjang 38 km tersebut.

Jalan Tol tersebut juga merupakan bagian dari proyek jalan tol Trans Jawa yang pekerjaannya dibagi menjadi lima seksi wilayah yaitu Seksi 1 Pandaan- Purwodadi sepanjang 15,475 km, Seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8,050 km, Seksi 3 Lawang- Singosari sepanjang 7,100 km, Seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4,750 km dan Seksi 5 Pakis-Malang sepanjang 3,113 km. "Jalan tol ini nantinya akan terhubung dengan Jalan Tol Gempol-Pandaan hingga Gempol-Surabaya," ujar dia.

Lukman menjelaskan, keberadaaan Jalan tol ini mampu memangkas waktu tempuh Pandaan-Pasuruan- Malang kurang dari satu jam. Selain itu, keberadaan jalan tol tersebut dapat mengurangi kepadatan jalan arteri atau jalan nasional yang menghubungkan ruas jalan Pandaan-Malang sehingga dapat memperlancar transportasi industri. "Karena jalur tersebut merupakan akses menuju kota wisata Malang dan Batu," ujar dia.

Adapun jalan tol Pandaan-Malang merupakan proyek investasi yang dimiliki oleh PT Jasamarga Pandaan Malang dimana kepemilikannya terdiri 3 (tiga) BUMN, yaitu PT Jasamarga (Persero) Tbk sebesar 60%, PT PP (Persero) Tbk sebesar 35% dan PT SMI (Persero) sebesar 5%.

Dari segi biaya, proyek jalan tol menelan biaya investasi Rp5,97 triliun. Di mana, sumber pendanaan tersebut sebesar 30% berasal dari modal perusahaan dan sisanya yang 70% berasal dari pinjaman perbankan.

Sementara itu, sampai dengan bulan Juli Perseroan telah berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp27,19 triliun. Pencapaian tersebut mencerminkan pertumbuhan kontrak baru sekitar 24% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY) sebesar Rp21,86 triliun.

"Sampai dengan Juli 2018 ini, Perseroan berhasil merealisasikan perolehan kontrak baru sebesar 55% dari total target yang ditetapkan oleh Manajemen Perseroan, yaitu sebesar Rp49 triliun di tahun 2018 sehingga Manajemen optimistis target kontrak baru tahun ini akan tercapai," ujar dia.

Pencapaian kontrak baru sebesar Rp27,19 triliun tersebut terdiri dari kontrak baru Induk Perseroan sebesar Rp22 triliun dan anak perusahaan sebesar Rp5,19 triliun. [ipe]


Komentar

x