Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 15:48 WIB

Sinergi Bea Cukai, Pos dan Polda Ungkap Narkotika

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 10 September 2018 | 16:20 WIB

Berita Terkait

Sinergi Bea Cukai, Pos dan Polda Ungkap Narkotika
Sejumlah tersangka beserta barang bukti diperlihatkan saat rilis pengungkapan jaringan penyelundupan narkotika melalui kiriman paket pos di Jakarta - (Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - Bea Cukai, Polda Metro Jaya, Bea Cukai, dan PT Pos Indonesia bersinergi dalam mengagalkan dan membongkar penyelundupan narkotika di wilayah Indonesia.

Penyelundupan nartkotika diketahui memanfaatkan jasa ekspedisi. Para tersangka sengaja memakai jasa pos untuk mengelabui petugas. Narkotika itu diselundupkan dengan kemasan makanan ringan, cokelat, kotak kardus, pakaian wanita dan empat sandal wanita yang didalam sol ditemukan barang terlarang.

Paket yang dicurigai, mayoritas berasal dari beberapa negara yakni Belanda, Taiwan, India, dan Ethiopia. Narkotika yang berhasil didapat dari penggagalan penyelundupan itu yakni 719,8 gram Methamphetamine, 50.000 butir Ekstasi, 4 Kg Daun khat, 4 Kg Ketamine dan 30.000 butir Happy Five, dari wilayah Jakarta dan Banten.

Sementara kiriman dari India yang memuat mesin pompa air, ternyata tersembunyi Methampetamine seberat 319,8 gram. "Bea Cukai kemudian berkoordinasi dengan Tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk melakukan controlled delivery di sekitar Kantor Pos Jakarta Pusat," kata Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (10/9/2018).

Dalam kegiatan ini petugas berhasil mengamankan 18 orang. Polisi pun langsung mentersangkakan semua. Dari 18 orang lima orang berinisal JW, AD, AP, IW, dan DK diciduk di Loket Pengambilan Paket Luar Negeri Kantor Pos Jakarta Pusat.

Kasubdit II Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Doni Alexander, mengatakan, mereka memilih PT Pos karena murah dan memiliki ketepatan waktu yang cukup. "Mungkin ya karena murah, dan punya ketepatan waktu yang baik," ujar dia.

Lebih lanjut Kunawi mengatakan, jajaran pemerintah harus saling bahu membahu menanggulangi modus dan upaya cerdik para tersangka untuk memberantas peredaran narkotika masuk ke wilayah Indonesia.

Sinergi yang dilakukan oleh Bea Cukai Pasar Baru, PT Pos Indonesia dan Polda Metro Jaya merupakan wujud peningkatan kewaspadaan terhadap pengawasan terhadap pemerintah Indonesia dalam pemberantasan.

"Dengan maraknya peredaran narkotika di seluruh Indonesia, pemerintah harus saling bahu membahu untuk menanggulanginya. Sinergi antar lembaga pemerintah sangat dibutuhkan," kata Kunawi.[ipe]

Komentar

x