Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 22 November 2018 | 04:13 WIB

Amran Jamin Anggaran Kementan Sejahterakan Petani

Kamis, 13 September 2018 | 01:29 WIB

Berita Terkait

Amran Jamin Anggaran Kementan Sejahterakan Petani
Menteri Pertanian Amran Sulaiman - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman bilang, Rancangan Anggaran Kementan Tahun Anggaran 2019 mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan petani.

"Cara kami merancang anggaran sekarang kami fokus sektor produksi dan kami mengutamakan kepentingan petani," kata Amran di Komisi IV DPR, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Dalam hal ini, Amran memangkas anggaran operasional untuk biaya seminar, perbaikan kantor, hingga biaya membeli kendaraan dari 48% menjadi tinggal 8%. "Kami mendahulukan petani, membeli bibit, memperbaiki irigasi, penyediaan alat mesin pertanian," ungkap Amran.

Amran menjelaskan, saat ini merupakan momentum emas untuk mendorong ekspor. Di mana, Indonesia berhasil menembus pasar China untuk komoditas manggis. Sebelumnya, ekspor manggis dilakukan Malaysia dan Singapura.

Selain itu, Amran mendorong masuknya investasi sektor pertanian. Diharapkan bisa mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan tercipta lapangan pekerjaan.

Berdasarkan Surat Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan RI, pagu anggaran Kementan Tahun Anggaran 2019 ditetapkan Rp21,7 triliun.

Adapun alokasi anggaran terbesar diberikan untuk Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Hasil Tanaman Pangan di Direktorat Jenderal Tanaman Pangan sebesar Rp6 triliun.

Selanjutnya, Program Penyediaan dan Pengembangan Sarana dan Prasarana Pertanian di Ditjen Sarana dan Prasarana Pertanian yaitu sebesar Rp5,1 triliun.

Kendati pagu anggaran Kementan tahun ini lebih kecil dari tahun sebelumnya, yang mencapai Rp22 triliun. Amran menyampaikan hal tersebut bukanlah masalah, selama mampu meningkatkan kreativitas. "Tidak masalah. Kita inikan regulator. Produksi bisa meningkat dengan regulasi, ada Permentan (Peraturan Menteri Pertanian) kami cabut 241. Dampak positifnya adalah investasi meningkat, produksi meningkat. Justru kita jangan pesimis, kita harus kreatif dengan anggaran yang terbatas," kata Amran. [tar]

Komentar

Embed Widget
x