Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 04:13 WIB

RUPSLB Hari Ini, Eks Dirut Garuda Masuk Pertamina

Kamis, 13 September 2018 | 11:32 WIB

Berita Terkait

RUPSLB Hari Ini, Eks Dirut Garuda Masuk Pertamina
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri BUMN menunjuk Pahala Nugraha Mansury dan Ignatius Tallulembang sebagai Direktur Keuangan dan Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina (Persero).

Keputusan RUPSLB yang digelar hari ini (Kamis, 13/9/2018), tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-242/MBU/09/2018, tertanggal 13 September 2018, tentang Pemberhentian, Pengalihan Penugasan dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan PT Pertamina.

Selain menunjuk dua direksi anyar, RUPSLB ini juga memberhentikan dengan hormat Gigih Prakoso serta Arief Budiman. Di mana, Arief Budiman menjabat sebagai Direktur Keuangan sejak 2015-2018. Selama menjabat Direktur Keuangan, Arief mencatat prestasi penting yakni mengantarkan Pertamina mencapai kinerja keuangan terbaik pada tahun 2015, meski industri migas dunia kala itu sedang mengalami penurunan.

Arif juga dinilai mampu membangun komunikasi efektif dengan investor dan pemegang obligasi Pertamina, serta telah memperkuat fondasi keuangan Pertamina yang solid sehingga mampu mencapai target-target yang ditetapkan.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, SK pemberhentian Gigih Prakoso dan Arief Budiman telah diterima, dan perusahaan mengucapkan terima kasih atas kontribusinya dalam menjaga kinerja keuangan dan operasional Pertamina.

"Pergantian direksi adalah hal yang wajar di perusahaan, serta merupakan kewenangan Pemegang Saham. Surat Keputusannya sudah ditetapkan dalam RUPSLB, pejabat lama diberhentikan dengan hormat," ungkap Adiatma.

Jabatan Direktur Keuangan Pertamina akan dilanjutkan oleh Pahala N Mansury. Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) ini sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk periode April 2017 - 2018.

Sebelumnya, peraih gelar MBA Finance dari Stern School of Business, New York University, Amerika Serikat ini pernah bekerja sebagai senior consultant di Booz Allen Hamilton, dan Project Leader pada The Boston Consulting Group hingga 2003. Ia pernah meraih kualifikasi sebagai CFA Charterholder dari CFA Institute.

RUPSLB juga menetapkan Ignatius Tallulembang menjadi Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia. Ignatius sudah memiliki pengalaman lebih dari 24 tahun di Pertamina. Beberapa karir yang pernah diembannya antara lain Vice President Refining Project Pertamina dan Komisaris PT Pertamina Lubricants.

Keputusan lainya adalah mengalihkan penugasan Heru Setiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Megaproyek Petrokimia dan Pengolahan menjadi Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Resiko, menggantikan Gigih Prakoso. Gigih Prakoso saat ini telah menjabat sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk. [ipe]

Komentar

x