Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 17:24 WIB

Dituding Aksi Grab Ditunggangi, Pengemudi Melawan

Rabu, 26 September 2018 | 18:18 WIB

Berita Terkait

Dituding Aksi Grab Ditunggangi, Pengemudi Melawan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Asosiasi mitra pengemudi GRAB Indonesia merasa kecewa. Psalnya, aplikator asal Malaysia itu menuding aksi pengemudi tidak murni.

Reaksi keras para mitra pengemudi Grab dilontarkan kepada manajemen GRAB Indonesia. Salah satunya datang dari Gabungan Aksi Roda Dua (Garda).

Sikap ini merespons pernyataan Ridzki Kramadibrata, Managing Director GRAB Indonesia di media massa yang menuding aksi demonstrasi pengemudi ojek online dan taksi online sebagai gerakan politik yang beritikad tidak baik.

Dalam rilis kepada media di Jakarta, Rabu (26/9/2018), Anggota Presidium Garda Indonesia, Igun Wicaksono, secara tegas membantah pernyataan Ridzki.

Dia menjamin tidak ada pihak yang menggerakkan karena ingin mendapat keuntungan politik. "Unjuk rasa kami itu untuk menuntut keadilan yang tidak terkait politik dan silahkan buktikan oleh bos GRAB. Dia jangan asal membuat pernyataan, silahkan bicara berdasarkan fakta bukan asumsi atau hal yang tidak ada faktanya," tegasnya.

Igun menyebut pernyataan bos GRAB itu, suatu bentuk arogansi yang tidak peka menanggapi keluhan para mitra pengemudinya.

Maka Igun menantang GRAB untuk membuktikan tudingannya itu. Termasuk juga tudingan bahwa para peserta demo bukan pengemudi aktif. "Kami siap membuktikan bahwa kami pengemudi online aktif dan masih membawa penumpang melalui order aplikasi GRAB," terusnya.

Sebelumnya, Ridzki mengeluarkan pernyataan bahwa para pelaku aksi demonstrasi kepada GRAB adalah para mitra pengemudi GRAB yang curang serta tidak aktif mencari pengemudi. Selain itu dia menuding ada motif lain berupa mencari perhatian politik lantaran diterima oleh anggota DPR yang menuntut kenaikan tariff.

Sebaliknya Igun menegaskan aksi demonstrasi mitra driver GRAB di Kantor GRAB, Kuningan, Jakarta, pada bulan Sepetember 2018 hanya menyampaikan aspirasi mitra pengemudi yang diantranya meminta hak untuk membagi pendapatan sesuai prinsip keadilan. "Karena GRAB mengambil 20 persen dari setiap transaksi kami (mitra driver), bisnis GRAB berkembang besar karena mitra pengemudinya," ucapnya [ipe]


Komentar

x