Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 09:08 WIB

Koperasi Harus Cermat Mengelola Likuiditas

Selasa, 2 Oktober 2018 | 15:28 WIB

Berita Terkait

Koperasi Harus Cermat Mengelola Likuiditas
(Foto: Kemenkop)

INILAHCOM, Fakfak - Menghadapi persaingan usaha yang semakin kompleks, koperasi dituntut harus cermat mengelola permodalan. Sehingga koperasi akan semakin berkembang dan mampu menyejahterakan anggotanya.

Luhur Pradjarto, Asisten Deputi Permodalan, Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop dan UKM menegaskan hal itu dalam acara Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi/KUD dalam Mendukung Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif UMKM yang diselenggarakan pada 27-28 September 2018 oleh Dinaskop dan UKM Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Pelatihan manajemen keuangan koperasi/KUD yang dihadiri 77 peserta (pengurus dan anggota) dari 25 Koperasi se Kabupaten Fakfak ini sangat relevan dalam mendukung program Reformasi Koperasi yaitu mewujudkan koperasi yang berkualitas.

"Jika pengurus koperasi mampu mengelola keuangan dengan baik dan benar, dipastikan koperasi akan mudah mengelola likuiditas yang dimiliki, sehingga mampu mendapatkan keuntungan besar yang pada akhirnya untuk kesejahteraan anggota. Koperasi pun akan semakin berkembang," jelas Luhur, di Fakfak, Jumat (28/9/2018).

Selain itu, kata Luhur, pengurus juga dapat menetapkan kebijakan untuk memperkuat struktur permodalannya, apakah harus menambah permodalan dari luar atau mengandalkan partisipasi anggota.

Luhur memaparkan, untuk bisa mengelola likuiditas secara jitu, pengurus harus mampu antara lain menentukan target rasio likuiditas, memahami struktur aktiva dan kewajiban jangka pendek secara skala prioritas, mengelola modal kerja dari operasi dan arus kas operasi, serta memahami siklus transaksi keuangan koperasi.

"Pengurus juga harus aktif menyusun program-program yang dapat meningkatkan partisipasi anggota guna meningkatkan permodalan sehingga ada hubungan emosional yang kuat antara koperasi dengan anggota yang selaku pengguna sekaligus pemilik," ungkap Luhur. [*]

Sementara itu Sekretaris Daerah Fakfak Joko Purnomo mewakili bupati menyampaikan, koperasi harus mampu mengelola potensi alam yang dimiliki Kabupaten Fakfak. "Potensi pariwisata, perkebunan dan perikanan sangat luar biasa. Untuk itu, dalam mengelola usaha, Dinaskop dan UKM maupun Organisasi lintas sektor ekonomi agar sinergi dalam memberdayakan koperasi," kata Joko.

Dalam pelatihan ini juga disampaikan tentang administrasi dan penyusunan laporan keuangan oleh Junaedi, Peneliti Utama, Kemenkop dan UKM serta pengelolaan produk dan pemasaran yang dibawakan Heri dan beberapa narasumber dari Dinaskop dan UKM Provinsi Papua Barat. [*]

Komentar

Embed Widget
x