Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 16 Oktober 2018 | 09:47 WIB

Bea Cukai Batam Ungkap 1.043 gram Sabu di Perairan

Rabu, 3 Oktober 2018 | 18:57 WIB

Berita Terkait

Bea Cukai Batam Ungkap 1.043 gram Sabu di Perairan
(Foto: BeaCukai)

INILAHCOM, Batam - Patroli laut Bea Cukai Batam memeriksa KM Rizki Jaya I, pada Senin (1/10/2018) di perairan Tanjung Piayu. Dari hasil pemeriksaan, dilakukan penegahan berupa barang-barang bekas seperti kasur, sepeda, dan lain-lain yang ditemukan di kapal tersebut. Petugas juga menemukan bungkusan diduga berisi sabu (methamphetamine) di dalam tas salah seorang penumpang.

"Kami mendapat informasi dari intelijen. Pelaku yang membawa barang haram seberat 1.043 gram tersebut berinisial IS (37) berkebangsaan Indonesia dengan tujuan Nipah Panjang. Pelaku menjelaskan bahwa ini adalah yang kelima kalinya ia melakukan tindakan serupa," jelas Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Susila Brata, Selasa (2/10/2018). Sebagai tindak lanjut kasus, telah dilaksanakan serah terima barang bukti dan pelaku kepada BNNP Kepri di Dermaga Tanjung Uncang.

Penindakan narkotika ini, lanjut Susila, merupakan bukti komitmen Bea Cukai di bidang pengawasan narkotika berkaitan dengan status Indonesia Darurat Narkotika. Bea Cukai, dalam skala nasional, telah mengantisipasi dengan menggagalkan 258 penyelundupan narkotika, psikotropika, dan prekursor sejumlah 3.779,95 kg atau meningkat dibandingkan dengan penindakan NPP di sepanjang tahun 2017 sebanyak 2.139,71 kg. Dengan asumsi 1 gram tangkapan bisa menyelamatkan 5 orang, maka generasi muda yang dapat diselamatkan sebanyak 18,9 juta orang.

Bea Cukai juga mencatat adanya perubahan tren modus operandi yang dilakukan para penyelundup narkotik untuk memasukkan barang tersebut ke Indonesia. Bila di 2017, penyembunyian narkotika di badan masih menjadi modus operandi yang paling sering dilakukan oleh para pelaku penyelundupan, di mana terdapat 97 kasus, maka di tahun 2018 ini modus operandi penyembunyian di barang bawaan penumpang menempati peringkat pertama dengan 103 kasus.

"Menyusul penyelundupan melalui barang kiriman pos/jasa ekspedisi 97 kasus, dan penyembunyian di badan sebanyak 40 kasus. Adapun berdasarkan jenis narkotika, sabu masih menjadi jenis narkotika yang marak diselundupkan. Komoditas lainnya yang banyak ditegah adalah happy five, ekstasi, THC, dan ganja." [*]

Komentar

Embed Widget
x