Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 23:37 WIB

Rupiah Melemah, Bos OJK Yakin Hanya Sebentar

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 4 Oktober 2018 | 16:50 WIB

Berita Terkait

Rupiah Melemah, Bos OJK Yakin Hanya Sebentar
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diklaim hanya sementara, atau tidak akan lama. Sebab, bukan hanya Indonesia yang mengalami hal itu.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (4/10/2018). "Tekanan nilai tukar ini ada di beberapa negara mengalami hal yang sama. Tapi nilai tukar ini sifatnya sementara," kata Wimboh. di kantornya.

Menurut dia, melemahnya rupiah lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal. Diantaranya kenaikan suku bunga dan perang dagang AS dengan China. Hal tersebut dinilai sangat mempengaruhi nilai tukar rupiah.

Wimboh yakin, Bank Indonesia (BI) dalam waktu dekat bisa pulihkan nilai tukar tersebut. "Tapi Bank Indonesia bisa menjaga transisi vilatilitas ke arah yang baik dan tidak menimbulkan guncangan," kata dia.

Apalagi, pemerintah memberikan dukungan dengan penerapan B20, pembelian minyak mentah jatah KKKS dan menambah ekspor batu bara. Kebijakan ini dinilainya akan membuat rupiah kembali perkasa.

Diketahui pada pukul 11.25 WIB, Kamis (4/10/2018) ini, nilai tukar rupiah sudah berada di posisi Rp 15.173 per dolar AS. Ini adalah pelemahan rupiah dalam empat hari berturut-turut.

Sejak awal 2018 hingga saat ini, penguatan dolar AS terhadap rupiah sulit dibendung. Banyak faktor yang memengaruhi, baik eskternal maupun internal.
Dari eksternal, pelaku pasar mengantisipasi kenaikan suku bunga Bank Sentral AS seiring perekonomian AS yang semakin membaik sehingga membuat nilai tukar AS menguat. [ipe]

Komentar

x