Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 21 Oktober 2018 | 05:35 WIB

Oknum Pajak Kena OTT, Sri Mulyani Kecolongan Terus

Jumat, 5 Oktober 2018 | 04:09 WIB

Berita Terkait

Oknum Pajak Kena OTT, Sri Mulyani Kecolongan Terus
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Hadiyanto - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Hadiyanto memastikan, oknum pegawai pajak yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK diberhentikan sementara, setelah ditetapkan tersangka.

"Dari KPK sudah jelas menjadi tersangka, jadi kita proses administrasi, terkena pemberhentian sementara sebagai PNS," kata Hadiyanto di Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Hadiyanto mengatakan, proses pemberhentian sementara ini, dilakukan agar tersangka bisa fokus dalam menghadapi proses hukum. Namun, apabila sudah terdapat keputusan mengikat dari pengadilan, maka Kementerian Keuangan memutuskan untuk memberhentikan pegawai tersebut dengan tidak hormat.

Untuk menghindari peristiwa serupa terjadi di kemudian hari, tambah Hadiyanto, Kementerian Keuangan memutuskan terus menjalankan program integritas guna mendorong budaya organisasi yang
efisien.

"Kita kecolongan dengan kejadian ini, tapi komitmen pimpinan dan program integritas terus kita jalankan. Kita tidak pernah lengah dalam mengabaikan integritas, termasuk efisiensi dalam penyerapan anggaran," ujar Hadiyanto.

Mengingatkan saja, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan tiga tersangka suap terkait transaksi untuk mengurangi pembayaran pajak perorangan tahun anggaran 2016 di Ambon.

Ketiga tersangka itu adalah pemilik CV AT Anthony Liando (AL), Kepala KPP Pratama Ambon La Masikamba (LMB) dan supervisor atau pemeriksa pajak KPP Pratama Ambon Sulimin Ratmin (SR).

"Setelah pemeriksaan, melakukan gelar perkara dalam waktu 1 x 24 jam, kemudian menyimpulkan ada dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji oleh Kepala Kantor Pajak (KPP) Pratama Ambon terkait dengan wajib pajak orang pribadi pada tahun 2016 di KPP Pratama Ambon," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif.

Suka atau tidak, kasus korupsi, suap bahkan pemerasan yang menyeret oknum pajak, bukan barang baru. Sudah banyak oknum pajak yang terjaring OTT KPK maupun Polri. Ada nama Tommy Hindratno, Handang Soekarno, Pargono, Gayus Tambunan, Anwar Ramli. Kali ini, Bu Menkeu Sri Mulyani kecolongan lagi. [ipe]

Komentar

x