Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 19:18 WIB

RI Suarakan Pentingnya Akses EBT Berkeadilan

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 5 Oktober 2018 | 13:15 WIB

Berita Terkait

RI Suarakan Pentingnya Akses EBT Berkeadilan
(Foto: esdm.go.id)

INILAHCOM, India - Delegasi Republik Indonesia (DELRI) dalam Pertemuan Indian Ocean Rim Association (IORA) 2nd Renewable Energy Ministerial Meeting (REMM) menyampaikan pentingnya akses energi yang berkeadilan melalui pengembangan energi terbarukan.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berpartisipasi pada rangkaian Pertemuan Indian Ocean Rim Association (IORA) 2nd Renewable Energy Ministerial Meeting (REMM) yang diselenggarakan pada tanggal 2-4 Oktober 2018 di New Delhi, India.

Pada kesempatan ini, Delegasi Republik Indonesia (DELRI) dipimpin oleh Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Dadan Kusdiana, mewakili Menteri ESDM.

Para pengambil kebijakan dan pakar di bidang energi terbarukan dari negara-negara anggota IORA berkumpul untuk mendiskusikan isu-isu strategis yang akan menjadi materi IORA Delhi Declaration on Renewable Energy (Deklarasi New Delhi untuk Energi Terbarukan).

Dalam Deklarasi tersebut, DELRI menyampaikan pentingnya akses energi yang berkeadilan melalui pengembangan energi terbarukan yang mempertimbangkan aspek keterjangkauan (affordability) serta mengutamakan praktik-praktik terbaik (best practices) dan situasi masing-masing negara. Selain itu, DELRI juga mempromosikan kerja sama Centre of Excellence energi terbarukan melalui peningkatan kapasitas dan pelatihan, khususnya geothermal.

Masukan tersebut telah sejalan dengan visi Pemerintah Indonesia yang terus meningkatkan penyediaan akses energi yang bersih dan berkeadilan melalui pengembangan energi terbarukan, serta selaras dengan semangat negara-negara IORA dan mitra dialognya untuk mewujudkan transisi energi menuju energi bersih dan mengurangi emisi karbon, seperti yang telah secara bersama diamanatkan dalam Paris Agreement dan Sustainable Development Goals (SGDs).

IORA merupakan organisasi internasional negara-negara Samudera Hindia terdiri dari 21 negara anggota dan 7 mitra dialog, dan secara kumulatif mencakup 15% permintaan energi global. Energi terbarukan menjadi salah satu isu strategis yang termasuk dalam platform IORA Blue Economy serta merupakan salah satu forum utama sejak diselenggarakannya the 1st IORA Renewable Energy Ministerial Meeting di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA).

Indonesia memegang keketuaan IORA pada periode 2015-2017. Dalam kurun waktu tersebut, Pemerintah Indonesia dan IORA berhasil menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pertama IORA pada 5-7 Maret 2017 di Jakarta, yang menghasilkan IORA Jakarta Concord dan IORA Declaration on Blue Economy. Blue Economy secara garis besar mencakup pentingnya pengembangan energi terbarukan, peningkatan Public-Private Partnership (PPP) serta partisipasi sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan kapasitas (capacity building) dan transfer teknologi.

Komentar

x