Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 23:38 WIB

KLHK Gelar Acara Asia Pasific Roundtable

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 5 Oktober 2018 | 16:03 WIB

Berita Terkait

KLHK Gelar Acara Asia Pasific Roundtable
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan menyelenggarakan acara Konferensi ke-14 Asia Pasific Roundtable For Sustainability Consumption and Production (APRSCP) and 2nd Indonesia Resource Efficiency Forum & Expo 2018.

Acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 12-14 November 2018, bertempat di Balai Kartini, Jakarta. Acara ini bekerjasama dengan Panitia Pelaksana Cendekia Mulia Communication.

Menurut Kepala Pusat Standarisasi Lingkungan dan Kehutanan Noer Adi Wardojo, acara ini merupakan penyelenggaraan strategis dalam menetapkan konsesus dan arah penggunaan sumber daya yang lebih efisien. Terutama dalam pola produksi dan konsumsi untuk tahun mendatang yang lebih bertanggung jawab.

Sebab, permasalahan lingkungan saat ini tidak terlepas dari pola produksi dan konsumsi yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu diperlukan komitmen perubahan produsen dan konsumen melalui pemanfaatan sumberdaya secara efisien.

"Kita ajak masyarakat bertanggung jawab atas dampak konsumsi dan produksi terhadap lingkungan tidak harus kembali ke zaman batu yang pakai daun. Tujuan yang dicapai perubahan. Ini merupakan implementasi dari Sustainable Consumption and Production (SCP) atau Pola Konsumsi dan Produksi Bertanggungjawab," kata Noer Adi saat pemaparan acara di kantornya, Jumat (5/10/2018).

Dia merinci, SCP merupakan upaya perwujudan kegiatan konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab oleh semua pemangku kepentingan secara global. Dengan perubahan secara terpadu dan sistematis dari pola sebelumnya yang tidak ramah lingkungan dan tidak berkelanjutan, menjadi lebih baik.

Diharapkan SCP bisa memberikan multi-manfaat penting, berupa perubahan pola konsumsi masyarakat yang bertanggung jawab, efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, juga tumbuhnya kapasitas industri barang dan jasa serta inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang ramah lingkungan.

"Ancaman karena konsumsi besar, sampah. Kalau semua penduduk tidak perduli akan lingkungan, maka terdampak lebih dulu seperti polusi udara, air dengan banyaknya sampah mikroplastik," kata dia.

Adapun acara ini akan memberi informasikan kepada konsumen mengenai produk ramah lingkungan, untuk membangun kekuatan konsumen dalam membeli produk ramah lingkungan sehingga dapat beralih ke pemanfaatan sumber daya alam yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Kemudian, ada Perluasan akses informasi dan partisipasi dalam pola Konsumsi dan produksi berkelanjutan (SCP) dalam penerapan prinsip Good Governance oleh pihak pemerintah dan industri yang didasarkan pada transparansi.

Dan emberikan informasi yang akurat berbasis ilmiah , dapat diandalkan dan dapat diverifikasi kepada konsumen mengenai dampak lingkungan dan sosial dari produk yang mereka konsumsi, berdasarkan siklus daur hidup produk sebagai elemen penting dalam membuat pergeseran pola konsumsi dan produksi ramah lingkungan yang menjadi kunci pewujudan pembangunan berkelanjutan. [hid]

Komentar

x