Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 17 Desember 2018 | 20:36 WIB

Jelang Pertemuan IMF-WB

Tol Mandara Bali Dipermak Dibikin Lajur Khusus

Sabtu, 6 Oktober 2018 | 15:28 WIB

Berita Terkait

Tol Mandara Bali Dipermak Dibikin Lajur Khusus
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Denpasar - Pengelola Tol Bali Mandara menyiapkan dua lajur khusus di tiga gerbang untuk mempermudah dan memperlancar lalu lintas jelang pertemuan tahunan IMF dan World Bank (WB) di Bali.

"Kami tidak memberlakukan transaksi di gardu tol namun dengan syarat dan pengaturan khusus kepada rombongan tersebut," kata General Manager Operasional PT Jasamarga Bali Tol (JBT) Ahmad Izzi di Denpasar, Sabtu (6/10/2018).

Menurut dia, syarat dan pengaturan khusus tersebut di antaranya adanya pengawalan dari aparat kepada rombongan VVIP atau delegasi.

Dia menambahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah mendukung kebijakan tidak memberlakukan transaksi di gardu tol untuk rombongan VVIP (kepala negara), delegasi, dan panitia pertemuan ekonomi akbar itu.

JBT, lanjut dia, akan berkoordinasi dengan instansi pemerintahan terkait, mengenai proses administrasi transaksi di gerbang tol itu.

Pengguna jasa lainnya, Tol Bali Mandara beroperasi seperti biasa untuk umum dengan transaksi normal.

Saat ini pihaknya intensif melakukan koordinasi dengan Polda Bali dan Dinas Perhubungan Provinsi Bali demi kelancaran jalan tol selama pelaksanaan pertemuan itu.

Selain menyiapkan dua lajur khusus, pihaknya juga menyiapkan satgas khusus untuk memperlancar transaksi di gerbang tol, melakukan inspeksi, perawatan dan pembersihan rutin terhadap peralatan tol dan menyediakan mobile reader untuk mempercepat transaksi.

JBT juga menyiapkan sarana lalu lintas yang siaga 24 jam yakni kendaraan patroli, ambulans dan petugas medis hingga mobil derek.

Selain itu pihaknya juga mengoptimalkan operasional pengawasan melalui 56 kamera pengawas atau CCTV yang tersebar di sejumlah titik dan komunikasi melalui radio HT.

Tol Bali Mandara akan menjadi salah satu alternatif jalan utama khususnya dari arah Bandara Ngurah Rai menuju kawasan Nusa Dua dan Denpasar, begitu juga sebaliknya.

Kendaraan yang melintas diperkirakan akan melonjak sebelum dan setelah pertemuan IMF dan Bank Dunia itu di jalan sepanjang sekitar 13 km yang menghubungkan tiga gerbang yakni Benoa, Ngurah Rai dan Nusa Dua. [tar]

Komentar

x