Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 17:32 WIB

Eximbank Ingin Eksportir Manfaatkan Bisnis Online

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 9 Oktober 2018 | 15:03 WIB

Berita Terkait

Eximbank Ingin Eksportir Manfaatkan Bisnis Online
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Nusa Dua - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank terus berupaya untuk mencatatkan pertumbuhan outstanding pembiayaan khususnya bagi para eksportir nasional.

Dalam rangkaian kegiatan IMF/WBG Annual Meetings 2018, LPEI berkesempatan menyelenggarakan diskusi panel dengan mengambil tema "The Perfect Time to Enhance Emerging Economies Cooperation on Trade".

Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank, Sinthya Roesly menyampaikan pihaknya ingin mendapatkan pandangan dari panelis yang merupakan ahli di bidang terakit, seperti: Pemerintah, Bank Sentral, Eximbank, serta Institusi Keuangan untuk mengeksplorasi beberapa poin terkait cara memperkuat daya saing UKM berorientasi ekspor dalam e-commerce global.

Total penjualan tahunan berbasis e-commerce dari beberapa negara berkembang yang meliputi Brazil, India, Tiongkok, Meksiko, Rusia, Saudi Arabia, Afrika Selatan, Turki termasuk Indonesia diperkirakan akan mencapai US$3,5 triliun di tahun 2018.

Berdasarkan data statistik (Credit Suisses report), 50 persen dari populasi di negara berkembang memilih untuk berbelanja melalui platform online. Hal ini memberikan dampak bagi perusahaan yang bergerak di bidang ritel, keuangan, dan teknologi.

Melihat peluang dan potensi tersebut, salah satu bentuk dukungan Eximbank di tahun 2018 adalah dengan menginisiasi suatu program untuk membantu para pelaku usaha berorientasi ekspor/eksportir, yaitu Digital Handholding Program (DHP).

Sinthya mengatakan bahwa yang dilakukan Indonesia Eximbank melalui DHP diharapkan dapat membantu pelaku UMKM berorientasi ekspor untuk meningkatkan daya saing produk unggulannya di pasar global melalui pendampingan, pemberian fasilitas, dan pelatihan yang diberikan secara berkesinambungan.

"Sehingga pelaku UMKM ekspor Indonesia akan mampu memasarkan, memperluas akses pasar, serta mempromosikan produknya di pasar global," katanya.

Kinerja LPEI per Agustus 2018 dapat dilihat dari pencapaian asset sebesar Rp117,27 triliun dan aspek pembiayaan ekspor mencapai Rp106,89 triliun atau tumbuh 9,7% (yoy), penjaminan Rp11,50 triliun tumbuh 29,8% dan asuransi Rp12,37 triliun yang berarti tumbuh 16,4%. [hid]

Komentar

Embed Widget
x