Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 11 Desember 2018 | 12:52 WIB

BBM Nonsubsidi Naik, DPR: Biar Pertamina Selamat

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 10 Oktober 2018 | 18:05 WIB

Berita Terkait

BBM Nonsubsidi Naik, DPR: Biar Pertamina Selamat
(Foto: inilahcom/ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan menilai langkah PT Pertamina menaikkan BBM jenis Pertamax Series, Dex Series, dan Biosolar Non PSO sudah tepat.

Sebab, apabila Pertamina tidak menaikan BBM seiring dengan naiknya minyak mentah di dunia, maka akan membuat keuangan perusahaan pelat merah tersebut berdarah-darah. "(Kenaikan) ini akan berdampak pada ekonomi. Secara korporasi, Pertamina tanpa menaikkan ini keuangannya bisa berdarah-darah," kata Gus di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Kemudian, kata dia, kenaikan harga BBM non subsidi oleh PT Pertamina sebagai langkah untuk menambal pengeluaran dikarenakan harga BBM subsidi yang tidak boleh naik. Dengan langkah inilah Pertamina bisa mempertahankan keuangan dalam posisi baik.

"Saya yakin di dalamnya, ini bagian dari kompensasi dari ketetapan hati pemerintah yang tidak mau menaikkan BBM PSO (subsidi, red) sampai 2019. Ini kompensasi Pertamina dengan penugasan pemerintah tanpa subsidi terkait penyaluran Premium," kata dia.

Diketahui, siang ini PT Pertamina resmi menaikan harga BBM Non Subsidi. Adapun untuk harga Pertamax Series dari Rp 9.500 menjadi Rp 10.400/liter, dan Pertamax Turbo dari Rp10.700 menjadi 12.250/ liter.

Sedangkan Pertamina Dex menjadi Rp11.850/liter, Dexlite Rp10.500/liter, dan Biosolar Non PSO Rp.9.800/liter. Harga itu untuk DKI Jakarta.

External Communication Manager Pertamina Arya Dwi Paramita sebelumnya mengatakan, kenaikan harga Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Biosolar Non PSO merupakan dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik. Saat ini harga minyak dunia rata-rata menembus 80 dolar per barel.

Penetapannya ini mengacu pada Permen ESDM No. 34 tahun 2018 Perubahan Kelima Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 39 Tahun 2014, Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM. [hid]

Komentar

x