Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 20:49 WIB

Indef: Sepekan ini, Rupiah Tetap Akan Bergoyang

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 15 Oktober 2018 | 02:29 WIB

Berita Terkait

Indef: Sepekan ini, Rupiah Tetap Akan Bergoyang
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pergerakan nilai tukar rupiah pada dolar Amerika Serikat (AS) diproyeksikan masih fluktuatif alias tidak pasti. Peluangnya bisa menguat, atau malah ambruk lebih dalam.

"Kurs rupiah diproyeksi masih bergerak fluktuatif dikisaran Rp 15.150-15.250," kata Ekonom Indef Bhima Yudhistira melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu (14/10/2018).

Meski fluktuatif, tekanan terhadap rupiah lanjut dia, tidak besar. Hal itu karena diuntungkan dari penurunan harga minyak dunia jenis brent. Dimana harga minyak yang sempat tembus US$ 85/barel, saat ini turun menjadi US$ 80/barel. "Sentimen positif datang dari penurunan harga minyak mentah (acuan Brent)," ujar Bhima.

Menurut dia, penurunan harga minyak jenis brent disebabkan oleh revisi data permintaan energi di China akibat efek perang dagang. Kemudian supply pasokan di AS masih cukup terjaga ditengah sanksi yang diterima Iran dan gangguan badai. "(Dengan begitu) Spekulasi di pasar komoditas sedikit mereda," ujar dia.

Namun, lanjut dia, pemerintah tetap harus hati-hati dalam menentukan kebijakan. Hal itu agar nilai tukar rupiah tetap terjaga.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap US$ di kurs acuan dan pasar spot rupiah melemah. Bahkan, pada Kamis (11/10/2018) pukul 10:21 WIB, rupiah melemah 0,41%. Angka ini merupakan titik terlemah sepanjang sejarah. [ipe]

Komentar

x