Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 12 Desember 2018 | 18:16 WIB

Minyak Dunia Turun, Indonesia Kecipratan Berkahnya

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 15 Oktober 2018 | 01:29 WIB

Berita Terkait

Minyak Dunia Turun, Indonesia Kecipratan Berkahnya
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Indonesia menjadi salah satu negara yang mendapat keuntungan dari penurunan harga minyak dunia jenis Brent. Sebab, Indonesia adalah negara net importir minyak.

"Sehingga penurunan harga minyak merupakan angin segar bagi defisit migas, dan cashflow Pertamina," kata ekonom Indef, Bhima Yudhistira dalam pesan singkat, Jakarta, Minggu (14/10/2018).

Adapun minyak mentah turun dari US$85/barel menjadi US$80/barel. Tentunya, penurunan harga minyak ini bisa membuat defisit neraca migas yang berujung pada desifisit neraca pedagangan bisa terjaga.

"Penurunan harga minyak juga menjadi pertimbangan terhadap rencana Pertamina menunda kenaikan harga Premium. Artinya lonjakan inflasi masih bisa dikendalikan," kata dia.

Diketahui kenaikan minyak mentah dunia ini membuat kenaikan harga BBM di dalam negeri. Pertamina menaikan harga Pertamax Series dari Rp9.500 menjadi Rp10.400/liter, Pertamax Turbo naik dari Rp10.700 menjadi 12.250/liter. Sedangkan, Pertamina Dex naik menjadi Rp 11.850/liter, Dexlite Rp10.500/liter, dan Biosolar Non PSO Rp9.800/liter. Harga itu berlaku untuk DKI Jakarta.

Sebelumnya, External Communication Manager PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita mengatakan, kenaikan harga Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Biosolar Non PSO merupakan dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik.

Penetapannya ini mengacu pada Permen ESDM No 34 Tahun 2018 tentang Perubahan Kelima Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM. [ipe]


Komentar

x