Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 November 2018 | 16:20 WIB

Neraca Dagang dan Impor Bikin Sri Mulyani Girang

Senin, 15 Oktober 2018 | 16:34 WIB

Berita Terkait

Neraca Dagang dan Impor Bikin Sri Mulyani Girang
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku senang lantaran neraca perdagangan membaik serta impor turun lumayan.

"Impor walaupun growth-nya turun, tapi yoy masih 14 persen, itu masih terlalu tinggi, perlu diturunkan lagi," kata Sri Mulyani di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/10/2018).

Sri Mulyani menyatakan girang dengan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angin segar dari sisi neraca perdagangan, terutama sektor nonmigas. "Kondisi September sudah menunjukkan positif, meskipun neraca perdagangan migas masih negatif," kata Sri Mulyani.

Ia berharap kewajiban penggunaan biofuel atau B20 akan segera menurunkan impor dan konsumsi BBM di dalam negeri sehingga akhir 2018, diharapkan neraca perdagangan migas sudah positif.
"Trennya sudah benar, meski rate-nya harus diakselerasi lebih cepat," kata Sri Mulyani.

Dia berharap, pertumbuhan industri manufaktur lebih cepat sehingga ekspor dapat tumbuh lebih tinggi. "Kami mengharapkan industri manufaktur lebih cepatlah sehingga ekspornya meningkat, karena saat ini pertumbuhan ekspornya masih sangat kecil, belum meningkat," katanya.

Sebelumnya, BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus US$230 juta secara bulanan pada September 2018. Realisasi ini membaik dibandingkan Agustus 2018 yang mencatat defisit US$1,02 miliar.

Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Yunita Rusanti menuturkan, surplus neraca perdagangan disebabkan karena ekspor melompat tinggi ketimbang impor. Tercatat, ekspor mencapai US$14,83 miliar sementara impornya US$14,60 miliar. Sedangkan ekspor mencapai US$14,83 miliar, menurun 6,58% ketimbang Agustus 2018 sebesar US$15,18 miliar. [tar]

Komentar

x