Find and Follow Us

Kamis, 27 Juni 2019 | 04:11 WIB

Delegasi IMF-World Bank Tertarik Tukad Bindu Bali

Rabu, 17 Oktober 2018 | 04:30 WIB
Delegasi IMF-World Bank Tertarik Tukad Bindu Bali
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Denpasar - Tukad Bindu kembali menerima kunjungan delegasi IMF setelah sebelumnya secara khusus dikunjungi CEO World Bank, Kristalina Georgieva.

Pada Selasa (16/10/2018), Delegasi IMF dan World Bank Grup yang berjumlah puluhan orang, dipimpin Knowledge Sharing and Learning Global Practice for Social, Urban, Rural and Resilience, Steffen Soulejman Janus diterima Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra.

Kehadiran delegasi IMF tersebut disambut seniman cilik Kendang Adi Mardangga, serta Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara. Sekretaris Daerah Kota Denpasar AAN Rai Iswara, seluruh pimpinan OPD Pemkot Denpasar, didampingi Ketua Yayasan Tukad Bindu, Ida Bagus Ari Manik dan pengelola Tukad Bindu, I Gusti Ari Rai Temaja.

"Tempat ini sangat luar biasa, inovatif dan sangat memikirkan masa depan, saya berharap semua desa di Indonesia dan dunia mampu menginspirasi seperti yang dilakukan di Tukad Bindu yang sukses bentuk Community Based, ungkap Steffen.

"Komunitas ini berhasil menginisiasi Tukad Bindu, yang sebelumnya tidak tertata, kini mampu dikembangkan menjadi tempat yang menginspirasi dan luar biasa, dan ini dapat menjadi contoh untuk wilayah lainnya" tambahnya

Wali kota Denpasar IGN Jaya Negara, mengatakan, fokus utama yang dilakukan di Tukad Bindu adalah revitalisasi sungai dengan tujuan membentuk kemandirian masyarakat dan akselerasi pembangunan. "Membentuk karakter masyarakat adalah yang utama, karena ini program jangka panjang dan berkelanjutan," terangnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Yayasan Tukad Bindu, Ida Bagus Ari Manik, partisipasi masyarakat adalah hal yang utama menyukseskan program di Tukad Bindu. "Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung, World Bank melalui PNPM Mandirinya, dan khususnya Pemkot Denpasar yang selalu mendukung terbentuknya community based yang ada," ujarnya.

Di Tukad Bindu, saat ini, terdapat beberapa lokasi menarik. Permainan anak tradisional, kuliner tradisional Bali, Kopi Bindu, taman anggrek, hingga pengelolaan budidaya ikan lele dengan aquaponik. "Tentunya kami mengarahkan lokasi Tukad Bindu nantinya mampu menjadi lokasi natural dan mengurangi penggunaan plastik," ujarnya.

Dia berharap, ke depan, Tukad Bindu dapat terus mengedukasi dan menginspirasi masyarakat dalam kebersihan sungai. [tar]

Komentar

x