Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 12 Desember 2018 | 18:19 WIB

Produsen Mulai Produksi B20

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 23 Oktober 2018 | 06:07 WIB

Berita Terkait

Produsen Mulai Produksi B20
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Gresik - Komisi VII DPR RI mengapresiasi PT Wilmar Nabati Indonesia, yang memproduksi energi B20. Ini membuktikan penggunaan biodiesel dengan menggunakan campuran sawit 20 persen atau yang disebut B20 sudah berjalan baik.

Setidaknya ini terlihat dari aktivitas produsen dan penyalur B20 di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, yang progresnya cukup baik. "Sudah ada keseriusan antara produsen dan penyalur dalam mengkampanyekan penggunaan B20. Seperti diketahui, energi B20 selain ramah lingkungan, juga diproyeksikan untuk mengurangi impor BBM," kata Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Syaikhul Islam usai memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI dengan Direksi PT Wilmar Nabati Indonesia, di Gresik, Jatim, seperti mengutip dpr.go.id.

Syaikhul menambahkan, penggunaan energi B20 sudah berjalan sejak tahun 2016 dan tidak ada masalah. Menurutnya, jika ada pihak-pihak yang mencoba untuk tidak mendukung atau menolak B20, itu alasan yang tidak kuat, karena ini program ramah lingkungan dan sangat membantu mengurangi impor BBM. "Komisi VII mendukung penuh pemerintah dalam implementasi B20 ini," tegas legislator PKB ini.

Menurut dia, persoalan yang masih tersisa adalah transportasi untuk mendistribusikan B20 ini. Walau di Jatim tidak terlalu bermasalah, namun bagi daerah-daerah terpencil transportasi masih jadi masalah.

Bagi daerah-daerah dengan persoalan geografis yang terisolir pasti akan menemukan kendala distribusi, tidak saja B20, tapi distribusi BBM jenis lain juga pasti terhambat.

"Saya mendengar dari PT Wilmar bahwa dengan adanya B20 ini ternyata dapat menumbuhkan semangat baru dalam produksi minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO), karena permintaan CPO terus naik. Jadi adanya B20 ini sangat menguntungkan dari sisi bisnis," jelas legislator dapil Jawa Timur itu.

Komentar

x