Find and Follow Us

Rabu, 26 Juni 2019 | 17:49 WIB

Ekonomi Sepi, Enggar Optimis Raih Target TEI 2018

Rabu, 24 Oktober 2018 | 13:50 WIB
Ekonomi Sepi, Enggar Optimis Raih Target TEI 2018
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Perdagangan optimis mampu meraih target transaksi dagang di Trade Expo Indonesia (TEI) 2018 sebesar US$1,5 miliar.

"Nilai ini tentunya akan bertambah pada saat penyelenggaraan, bahkan setelah TEI," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat memberi laporan pada pembukaan TEI 2018 di Indonesia Convention Center (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Rabu (24/10/2018).

Enggar, sapaan akrab menteri perdagangan, menyampaikan fokus utama TEI adalah transaksi bisnis yang bersifat jangka panjang dan bertaraf internasional. "Tujuan penyelenggaraan TEI adalah untuk meningkatkan ekspor Indonesia di kancah perdagangan internasional," kata politisi Nasdem ini.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo tersebut digelar lima hari, yaitu 24-28 Oktober 2018. Mengusung tema Creating Products for Global Opportunities.

Selama penyelenggaraan TEI, diperkirakan terlaksana 68 penandatanganan kontrak dagang misi pembelian yang berasal dari berbagai negara, di antaranya Korea Selatan, Australia, Arab Saudi, Belgia, Perancis/Austria, RRT, Belanda, Spanyol dan lainnya.

Masih kata enggar, perkiraan nilai kontrak dagang sebesar US$5,19 miliar, terdiri dari transaksi perdagangan sebesar US$513,97 juta dan investasi sebesar US$4,68 miliar.

Hingga 23 Oktober 2018, telah terdaftar 8.313 buyers dari 124 negara, di mana 10 negara dengan jumlah buyer tertinggi selain Indonesia adalah Nigeria, Malaysia, RRT, Jepang, India, Saudi Arabia, Thailand, Australia, Afghanistan, dan Pakistan.

"Hingga 22 Oktober 2018 telah ada 7.127 permintaan terhadap produk Indonesia pada TEI 2018. Permintaan terbesar sejauh ini adalah untuk produk makanan dan minuman; produk mode dan gaya hidup serta kecantikan; produk manufaktur dan jasa; produk mebel, perabotan dan mebel taman," papar Mendag.

Enggar menambahkan, Kemendag juga gencar mendatangkan pembeli mancanegara dengan bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri melalui 132 kantor perwakilan RI di luar negeri, 22 atase perdagangan, 18 kantor Indonesia Trade Promotion Center (ITPC), 1 Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia, serta 1 konsul perdagangan maupun Kadin negara sahabat. [tar]

Komentar

x