Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 November 2018 | 05:36 WIB

Ke Palu

Menkeu Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Rabu, 24 Oktober 2018 | 19:10 WIB

Berita Terkait

Menkeu Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Menkeu) - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Palu - Gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi yang melanda kota Palu dan sekitarnya pada 28 September silam telah membawa duka dan kesedihan yang luar biasa. Kerusakan akibat bencana alam ini terhitung sangat parah.

Hari ini Rabu (24/10/2018) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Menkeu) melakukan peninjauan ke lokasi gempa, posko pengungsian, serta kantor instansi vertikal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang terdampak gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan ini, Menkeu mengunjungi posko pengungsi di Desa Vatutela, Mantikulore. Di posko ini, Menkeu menyerahkan bantuan pegawai dan Dharma Wanita Kemenkeu senilai Rp2,5 miliar. Dana bantuan tersebut diberikan melalui Relawan LazisQu untuk dialokasikan menjadi sumur bor, air bersih, tempat ibadah, sekolah, dan MCK agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pengungsi.

Selain itu, Menkeu juga menyerahkan bantuan dari enam BUMN dibawah Kemenkeu dengan dana senilai Rp 591 juta yaitu dari SMI, PII, SMF, Geodipa, LPEI dan IIF melalui Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Rencananya bantuan ini akan dimanfaatkan antara lain untuk pelayanan dapur umum, kesehatan, amenities, personal hygiene, selimut, dan lainnya.

Sebelumnya, Menkeu mengunjungi ke beberapa kantor vertikal Kemenkeu yaitu Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Kantor Pelayanan Pajak (KPP), Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), dan Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai (PSO BC) Pantoloan.

Di KPKNL, Menkeu sempat berbincang dengan Johan, salah satu pegawai, yang rumahnya terdampak di daerah Balaroa. "Bapak harus bersyukur karena selamat dalam musibah. Tetap semangat ya Pak," ujar Menkeu.

Kunjungan berikutnya adalah ke KPP Pratama Palu, Kanwil DJPB, dan KPPN. Menkeu meninjau ruang kerja dalam gedung perkantoran yang rusak. Berdasarkan penilaian kelayakan bangunan pasca gempa, kantor tersebut sudah tidak dapat digunakan lagi karena rusak dan hal ini mengingat untuk keselamatan dan keamanan kerja pegawai.

Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat kerja pegawai. KPP Pratama Palu, Kanwil DJPB, dan KPPN mendirikan tenda-tenda yang berlokasi di halaman depan gedung kantor sebagai tempat kerja, serta agar tetap dapat melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, Menkeu meninjau kantor dan lokasi kerja PSO Bea Cukai yang letaknya berada di pesisir Pantoloan. Tidak hanya beberapa kapal patroli yang rusak dan tenggelam, tetapi salah satu sisi gedung kantor rusak parah karena hempasan tsunami.

Dalam kunjungannya, Menkeu memberikan motivasi kepada para pegawai Kemenkeu di Palu agar tetap semangat dalam bekerja dan memberikan layanan kepada masyarakat sebaik-baiknya.

Menkeu berpesan, "Pertama, sembuhkan perasaan Anda. Kembalikan kepada kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa." Beliau menambahkan bahwa dalam keadaan selamat dalam sebuah ujian berarti ada pesan yang sangat mendalam untuk kehidupan supaya dapat melakukan sesuatu yang lebih baik.

"Dengan kerendahan hati, kita mampu belajar menghormati dan selalu ingin membantu, tidak boleh kita sia-siakan."

Pesan Menkeu yang kedua terkait dengan semangat pegawai dalam melayani masyarakat dan loyalitas terhadap pekerjaan. "Dalam situasi yang sangat darurat, telah dibuat tenda untuk menjalankan tugas dan melayani. Dengan semangat yang luar biasa, seolah-olah Anda baru saja lahir, dan ingin supaya saya melihat bahwa Anda adalah orang-orang yang tegar dan hebat. Saya sangat berterima kasih kepada Anda semua."

Terakhir, Menkeu mengajak para pegawai berkomitmen untuk membangun Palu-Donggala. "Lakukan dengan sungguh-sungguh," pesannya. "Mari kita bangun kembali, pelihara semangat itu, jaga rasa bahwa bangsa kita mempunyai martabat dan semangat," katanya. [jin]

Komentar

x