Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 09:08 WIB

Gapki: Silahkan Kritik Sawit Indonesia Asalkan....

Kamis, 25 Oktober 2018 | 03:09 WIB

Berita Terkait

Gapki: Silahkan Kritik Sawit Indonesia Asalkan....
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Medan - Wakil Ketua Umum Gapki (Gabungan Pengusaha Kepala Sawit Indonesia), Kacuk Sumarto mengakui, industri sawit indonesia masih memiliki kekurangan. Perlu banyak masukan termasuk kritik. Namun....

Untuk itu, Kacuk mengapresiasi kritik yang sifatnya membangun. Hal ini tentunya memberikan manfaat bagi industri yang menjadikan sawit sebagai komoditas andalan negeri ini.

Hal ini disampaikan Kacuk saat mengisi workshop jurnalistik bertema Membangun Awarness dan Persepsi Positif Industri Kelapa Sawit pada Kalangan Netizen di Medan, Sumatera Utara, Rabu (24/10/2018).

"Memang perkebunan ini pengelolaannya tidak sempurna, saya senang dikritisi mengenai sawit seperti dari LSM namun jangan kebablasan sehingga cenderung mematikan industri ini bukannya membangun. Kritik harus kontruktif," ucap Kacuk.

Kacuk menegaskan, industri kelapa sawit saat ini memberikan kontribusi kepada negara dengan nilai ekspor total lebih dari Rp 350 triliun, 5,5 juta pekerja langsung, 12 juta tenaga kerja tidak langsun, serta usaha pertanian yang mempekerjakan 4,6 juta orang.

Sehingga munculnya isu negatif mengenai sawit terkait langsung pada kelangsungan industri padat karya ini terutama pengaruh pada pembangunan daerah.

"Memang ada pemasukan untuk daerah dari sawit, namun lebih dari itu PDB daerah juga meningkat dengan adanya industri ini. Daerah sentra sawit pertumbuhannya jauh lebih tinggi dibandingkan daerah non sentra sawit" jelas Kacuk.

Menurut Kacuk, maraknya isu negatif yang menyerang industri sawit Indonesia, sangat mungkin dipicu perang dagang produsen minyak nabati dunia. Di mana, produktifitas sawit 10 kali lebih besar ketimbang minyak kedelai.

"Dan, sawit hanya bisa ditanam di beberapa negara saja salah satunya Indonesia yang merupakan produsen terbesar kelapa sawit di dunia. Maka wajar jika serangan isu negatif ini begitu marak," paparnya.

Hal senada diungkapkan Corporate Secretary BPDPKS Kementerian Keuangan, Ahmad Maulizal Sutawijaya. Dia bilang, maraknya isu negatif mengenai industri sawit Indonesia harus diperangi bersama. Untuk itu, BPDPKS menginisiasi jargon dengan hastag #sawitbaik di media sosial maupun dalam upaya-upaya diplomasi dan promosi. [tar]

Komentar

Embed Widget
x