Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 17 Desember 2018 | 06:37 WIB

BBM Satu Harga Baru 98 Titik dari Target 130

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 25 Oktober 2018 | 17:22 WIB

Berita Terkait

BBM Satu Harga Baru 98 Titik dari Target 130
Menteri ESDM Ignatius Jonan - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), baru membangun 98 titik SPBU dari target 130 SPBU pada tahun 2018 untuk BBM 1 harga di Indonesia.

Rinciannya yakni, 57 titik di tahun 2017, dan 41 titik pada 2018 ini. Menteri ESDM Ignatius Jonan punya harapan pembangunan ini bisa capai target,

"Akhir tahun ini mudah-mudahan bisa menjadi 130 titik. Ini pembangunannya jalan terus, bukan satu selesai dibangun, kemudian dibangun yang lain. Bersamaan saja," kata Jonan, Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Meski target 2018 belum tercapai, Jonan sudah mengumbar target tahun 2019. Dia sesumbar di tahun 2019 pembangunan SPBU untuk BBM 1 harga sebanyak 160 titik.

"Baik SPBU yang seperti kita lihat atau SPBU mini itu di banyak titik yang dulunya tidak ada. Ini satu titik mewakili kira-kira satu kecamatan, kurang lebih. Targetnya sampai akhir 2019 adalah 160 titik. Itu berarti 160 kecamatan yang sebelumnya tidak ada penyaluran BBM secara resmi," ujar dia.

Sebelumnya, harga BBM untuk satu liter di Kabupaten Puncak, Papua mencapai Rp100.000, di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Barat mencapai Rp40.000, dan di Pegunungan Arfak, Papua Barat Rp30.000. Kini, harga BBM di ketiga daerah tersebut telah sama dengan harga BBM di Pulau Jawa, yakni Rp 5.150 untuk solar dan Rp 6.450 untuk Premium.

Selanjutnya, program ini akan berlanjut dengan pembangunan subpenyalur yang beroperasi hingga di desa. "Selanjutnya kita akan pelan-pelan membuat subpenyalur yang masuk ke setiap desa. Kita akan coba setelah ini, supaya orang tidak membeli BBM itu naik motor 10-15 kilometer (km), kalo 5 km masih boleh, kalau sampai naik motornya 15 km akan kita perpendek," ujar Jonan.

Dengan demikian, Jonan meminta dukungan dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terkait perizinan daerah untuk operasional SPBU BBM Satu Harga. "Saya mohon juga kepada Pak Mendagri, mohon diimbau kepada Kepala Daerah itu perizinannya supaya mendukung, karena perlu perizinan bupati, terutama izin operasional," ujar Jonan. [jin]

Komentar

x