Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 16:52 WIB

OJK Nilai Pemahaman Risiko Keuangan Masih Rendah

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 29 Oktober 2018 | 01:01 WIB

Berita Terkait

OJK Nilai Pemahaman Risiko Keuangan Masih Rendah
Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyayangkan masyarakat masih belum banyak mengetahui risiko keuangan. Untuk itu memperluas akses keuangan harus seiring dengan pengenalan produk industri keuangan kepada masyarakat.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara menyebutkan dengan kegiatan Financial Institution (FinEXPO) akan meningkatan kesempatan bagi pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan serta pentingnya perlindungan konsumen sektor jasa keuangan.

"Program dan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia terhadap produk dan layanan jasa keuangan serta membuka akses keuangan untuk sektor Perbankan, Pasar Modal, Asuransi, Pembiayaan, Pegadaian dan Dana Pensiun," katanya saat membuka acara Financial Institution (FinEXPO) & SunDown Run 2018 sebagai puncak dari Bulan Inklusi Keuangan di Jakarta, Sabtu (27/10/2018).

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan yang dilakukan oleh OJK pada tahun 2016 tercatat indeks literasi keuangan meningkat menjadi 29,7% dari angka 21,8% pada tahun 2013, begitu pula dengan indeks inklusi keuangan dari sisi tingkat penggunaan produk dan/atau layanan jasa keuangan tahun 2016 yang meningkat menjadi 67,8% dari angka 59,7% di tahun 2013. Hal ini menunjukkan adanya peningkatkan kesadaran (awareness) penduduk Indonesia akan pentingnya menabung sejak dini.

Tirta menegaskan perlindungan konsumen juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya meningkatkan inklusi keuangan agar masyarakat merasa aman dan nyaman serta yakin dalam memanfaatkan berbagai produk dan layanan jasa keuangan.

Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan tahun ini diikuti 557 Lembaga Jasa Keuangan di seluruh Indonesia dengan total kegiatan mencapai 2.223 kegiatan. Dari kegiatan yang dilakukan tercatat peningkatan pembukaan rekening dari 5.489.145 rekening pada 2017 menjadi 7.511.700 pada tahun ini.

Komentar

x