Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 09:02 WIB

Mentan Amran Pangkas Waktu Pengurusan Izin Ekspor

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 29 Oktober 2018 | 18:27 WIB

Berita Terkait

Mentan Amran Pangkas Waktu Pengurusan Izin Ekspor
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terus memacu peningkatan produksi bahkan ekspor komoditas pertanian khususnya hortikultura secara drastis.

Guna mendukung hal itu, Amran memotong waktu perijinan ekspor di Kementan dari 13 hari menjadi 3 jam. Hal ini diputuskan Amran dalam rapat koordinasi peningkatan produksi, investasi dan akselerasi ekspor komoditas hortikultura bersama para eksportir.

"Hari ini kami keluarkan kebijakan baru dan merevisi Permentan. Izin dulu maksimal 13 hari, ekspor naik 24 persen. Tapi hari ini kita pangkas menjadi 3 jam. Kami menyiapkan karpet merah untuk eksportir. Ini perintah bapak presiden. Kami bikin ekspor naik drastis," kata Amran usai memimpin rapat kordinasi dengan eksportir, Jakarta, Senin (29/10/2018).

Amran meyakini, jika pengurusan izin di Kementan sudah 3 jam, pengurusan di instansi lainya akan menyusul sehingga izin keluarnya lebih cepat. Sehingga Kementan memberikan contoh percepatan pengurusan izin di sektor hulu.

"Jika dulu eksportir mendatangi kami, tapi kini kami layani dan kami datangi. Para ekspor tidak perlu lagi mikir dokumen, tidak perlu datang mengurus, cukup di rumahnya saja. Kalau ekspor naik, perekonomian nasional pun meningkat," ujarnya.

Amran menegaskan, potensi sektor pertanian Indonesia khususnya komoditas hortikultura sangat menjanjikan untuk menguasai pasar ekspor sehingga mendongkrat neraca perdagangan. Terbukti, dari catatan BPS, ekspor pertanian 2017 mencapai Rp442 triliun, naik 24% dibanding 2016. "Hasilnya, neraca perdagangan pertanian 2017 sebesar surplus Rp 214 triliun," tegasnya.

Dia menekankan, kunci peningkatan produksi dan ekspor tidak terlepas dari kontribusi atau kerja sama yang baik antara pemerintah dengan pelaku usaha. Pengusaha di bidang pertanian merupakan mitra utama keberhasilan sektor pertanian dalam menunjang peningkatan pendapatan negara.

"Kementrian pertanian telah mempermudah ijin dan urusan berusaha khususnya untuk ekspor produk pertanian. Dulu, mengurus izin bisa 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun. Sekarang kita percepa bisa 1 jam," tuturnya.

"Kami terapkan sistem OSS (Online Single Submission). Ini perintah Bapak Presiden untuk akselerasi ekspor dan investasi. Kami minta semua operasi OSS 24 jam, setiap hari sabtu-minggu masuk," ujar Amran.

Oleh sebab itu, rapat kordinasi ini memiliki peran strategis untuk akselerasi investasi dan ekspor. Pasalnya, untuk mengejewantahkan hal ini perlu adanya sinergi yang baik. Yakni mendengarkan masalah yang dihadapai pengusaha hortikuktura dan memecahkannya secara cepat.

"Saya minta segera dibentuk tim Kementan untuk memecahkan masalah-masalah ekspor. Masalah-masalah administrasi persyaratan dan perijinan dipermudah untuk mendorong percepatan ekspor," kata Amran. [ipe]



Komentar

x