Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 20:43 WIB

Cerita Pertamina Rumitnya BBM Satu Harga

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Selasa, 30 Oktober 2018 | 11:03 WIB

Berita Terkait

Cerita Pertamina Rumitnya BBM Satu Harga
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Program BBM satu harga yang dibuat pemerintah diklaim mampu menghilangkan disparitas harga di di sejumlah daerah yang memang kerap menjual harga BBM yang begitu mahal, terutama di wilayah yang sulit diakses dan terpencil.

Project Coordinator BBM Satu Harga PT Pertamina (Persero), Zibali Hisbul mengakui tak mudah untuk mengimplementasikan penerapan BBM satu harga.

"Ini pekerjaan yang sulit, karena kita harus menerapkan harga BBM yang sama di seluruh Indonesia, tapi ini niatan yang baik," kata Zibali dalam sebuah workshop wartawan di Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Zibali mengungkapkan kesulitan utama yang dialami jajarannya adalah akses utama menuju daerah implementasi BBM satu harga, karena sebagian besar infrastruktur jalan hampir sulit untuk di dapatkan.

"Di Papua misalnya di sana banyak daerah pegunungan, ada yang harus lewat laut bahkan ada yang pakai pesawat. Ini jadi tantangan tapi ini program yang baik," katanya.

Zibali bilang selama 2 tahun terkahir dimulai dari tahun 2017, Pertamina sudah membangun 54 titik lembaga penyalur BBM satu harga. Unuk tahun 2018, 58 titik lembaga penyalur BBM satu harga dan pada 2019 ditargetkan bakal membangun 29 titik lembaga penyalur BBM satu harga.

"Untuk tahun ini (2018) sudah terealisasi dibangun 58 titik, kita punya target 67 titik, mudah-mudahan bisa tercapai. Tapi yang menarik dari program ini makin kesini tantangannya makin berat karena semakin sulit wilayah yang akan kita masuk" katanya. [hid]




Komentar

x