Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Maret 2019 | 06:05 WIB

Freeport Minta Perpanjangan IUPK Sementara

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 31 Oktober 2018 | 17:18 WIB

Berita Terkait

Freeport Minta Perpanjangan IUPK Sementara
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah menerima surat permohonan perpanjangan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) sementara dari PT Freeport Indonesia.

"(Freeport) sudah (mengajukan perpanjangan IUPK)," kata Dirjen Minerba Kementerian ESDM Bambang Garut, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Bambang mengisyaratkan, pihaknya akan memberikan perpanjangan lagi kepada perusahaan asal Amerika Serikat (AS). Perpanjangan selama satu bulan ke depan sampai akhir November 2018.

"Bisnis as usual (seperti yang sudah-sudah) enbgak usah ditanya," ujar dia.

Kata dia, surat pengajuan IUPK itu belum diteken oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan. Sehingga, sampai saat ini pihaknya belum mengeluarkan IUPK sementara tersebut.

"Kan memang belum keluar. Pak menteri belum tandatangani," kata dia.

Adapun Izin Usaha Pertamabangan Khusus (IUPK) sementera PT Freeport Indonesia akan berakhir pada 31 Oktober 2018.

Perpanjangan IUPK sementara ini karena proses divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia oleh PT Inalum belum selesai. Proses ini masih menunggu pembayaran usai penandatanganan perjanjian pembayaran divestasi saham (Sales and Purchase Agreement/SPA).

Diketahui, PT Indonesia Asahan Aluminimum (Inalum) akan membayar akusisi terhadap saham PTFI senilai Rp3,85 miliar.

Menteri ESDM Ignasius Jonan sebelumnya mengatakan, setelah proses divestasi selesai, Freeport akan mendapatkan IUPK secara permanen demi kepastian investasi.

"Dengan ditandatanganinya perjanjian ini, Pemerintah akan menerbitkan IUPK dengan masa operasi maksimal 2x10 tahun sampai tahun 2041," kata Jonan.

Di sisi lain, PT Freeport sampai saat ini belum selesaikan permasalahan lingkungan yang selama ini terjadi. [jin]

Komentar

x