Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 November 2018 | 05:35 WIB

APBN 2019, Dolar Boleh Rp15.000/US$

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 1 November 2018 | 13:44 WIB

Berita Terkait

APBN 2019, Dolar Boleh Rp15.000/US$
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah yang semula mengajukan asumsi nilai tukar rupiah Rp14.400/dollar AS dalam RAPBN 2019, akhirnya lebih nyaman bila berada di pada Rp15.000/dolar AS.

"Namun, berdasarkan perkembangan perekonomian terkini, serta dengan memperhatikan usulan Bank Indonesia terkait kisaran pergerakan rupiah tahun 2018, yang bergerak dalam range Rp14.800/dollar AS hingga Rp15.200/dollar AS, maka pemerintah mengajukan usulan besaran rata-rata asumsi nilai tukar rupiah pada Rp15.000/dollar AS," kata Sri Mulyani di kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (31/10) seperti mengutip setkab.go.id.

Namun sebenarnya dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) Asumsi telah disepakati menjadi Rp14.500/dollar AS. Namun dalam rapat paripurna ini disepakati beberapa asumsi dasar ekonomi makro APBN 2019, yaitu:

a. pertumbuhan ekonomi 5,3%
b. inflasi 3,5%
c. tingkat bunga SPN 3 bulan 5,3%
d. nilai tukar (Rp/$) Rp15.000
e. harga minyak mentah US$70/barrel
f. lifting minyak 775 barrel/hari dan
g. lifting gas 1250 barrel/hari.

Dijelaskan Menkeu, usulan asumsi rupiah tersebut didasari oleh perkembangan terkini besaran nilai tukar rupiah, serta sejalan dengan upaya pemerintah untuk menyusun APBN yang realistis dan kredibel.

Menurut Menkeu, perubahan tersebut terutama dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi Amerika Serikat (AS) dengan normalisasi kebijakan moneter dan kebijakan fiskal ekspansif ditambah ketidakpastian global sehingga mendorong pergerakan arus modal kembali ke negara maju. Kondisi ini tentu berdampak pada kinerja perekonomian domestik, khususnya nilai tukar rupiah.

Namun Menkeu meyakinkan, pemerintah bersama Bank Indonesia akan terus melakukan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah untuk memperkuat cadangan devisa sehingga nilai tukar rupiah tidak akan melemah terlalu dalam.

Komentar

x