Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 November 2018 | 05:37 WIB

Kemenhub Segera Ungkap Penyebab Musibah Lion Air

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 2 November 2018 | 09:35 WIB

Berita Terkait

Kemenhub Segera Ungkap Penyebab Musibah Lion Air
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan segera meneliti penyebab musibah jatuhnya Lion Air JT-610 pada 29 Oktober 2018 dengan mengolah data yang ada di Black Box.

Hari ketiga usai musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, akhirnya berhasil ditemukan Kamis (1/11/2018). "Dengan diperolehnya black box ini, kami harapkan bisa meneliti lebih jauh (apa yang sebenarnya terjadi)," ucap Menhub usai melakukan peninjauan Posko Terpadu Posko Terpadu Evakuasi Korban sekaligus menyaksikan datangnya blackbox di Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (1/11/2018).

"Selain itu, kami masih punya banyak tugas. Pencarian jenazah masih tetap dijalankan dan satu black box lagi masih dicari," tambahnya seperti mengutip dari laman resmi Kemenhub.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pun memberi apresiasi penuh kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mendukung penanganan insiden jatuhnya pesawat Lion Air.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polisi Republik Indonesia (Polri), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Pertamina, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Basarnas yang telah bekerja keras," ucap Menhub.

Dalam tinjauannya, Menhub mendapat berbagai penjelasan dari Deputi Bidang Sarana dan Prasarana, dan Sistem Komunikasi Pencarian dan Pertolongan Dody Trisunu di tenda Basarnas. Menhub juga menyaksikan datangnya salah satu black box yang telah ditemukan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan bahwa black box yang ditemukan kemungkinan besar adalah Flight Data Recorder (FDR).

"Jerih payah kita akhirnya tadi pagi (Kamis pagi) menemukan salah satu black box yang dipasang pada pesawat. Kemungkinan besar itu adalah FDR dan satu lagi saat ini masih dilakukan pencarian. FDR ini fungsinya adalah mengetahui kecepatan, ketinggian, arah jadi kita bisa menguak misteri kecelakaan ini," imbuh Soerjanto.

Ketua Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT M. Ilyas pun menjelaskan proses pencarian salah satu black box. "Kami mendapatkan black box di area utara dimana daerah last contact pesawat. Kami gunakan gabungan teknologi multi beam. Multi beam itu dengan teknik side scan sonar," tuturnya.

Komentar

x