Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 08:58 WIB

Pertamina Hadirkan BBM Satu Harga di Sepangah

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 2 November 2018 | 15:58 WIB

Berita Terkait

Pertamina Hadirkan BBM Satu Harga di Sepangah
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), meresmikan, Stasiun Pengisian Bahan bakar Kendaraan Bermotor (SPBKB) AKR Sepangah. SPBKB ini menjadi Lembaga Penyalur BBM Satu Harga.
SPBKB BBM Satu Harga ini terletak di Jalan Serimbu, Ngabang, Desa Sepangah, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Djoko Siswanto berharap, kehadiran BBM Satu Harga memberikan manfaat untuk masyarakat. Di mana, masyarakat bisa menikmati harga BBM jenis biosolar dengan harga yang sama dengan di daerah lain, yakni Rp5.150 per liter.
"SPBKB Sepangah merupakan bagian dari Program BBM Satu Harga yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo dan ditujukan agar BBM dapat dinikmati oleh masyarakat di seluruh Indonesia terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)," kata Djoko dalam keterangan resmi, Jakarta, Jumat (2/11/2018).
"Semoga dengan adanya SPBKB Sepangah ini, masyarakat Kecamatan Air Besar dapat memperoleh BBM dengan harga yang sama sesuai dengan ketetapan pemerintah," tambah Djoko.
Sementara, Sekretaris BPH Migas Mohammad Hidayat menyebut, sebelum adanya SPBKB Sepangah ini, masyarakat harus pergi ke SPBU Ngabang yang berjarak 53 kilometer dari Sepangah.
"Alhamdulilah dengan ada penyalur BBM Satu Harga ini masyarakat khususnya di Kecamatan Air Besar ini dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan dengan harga yang sama dengan wilayah di seluruh Indonesia," kata dia.
Ia juga menjelaskan bahwa penyaluran BBM di wilayah 3T ini bukanlah hal yang mudah, mengingat lokasi geografis yg sulit dan ongkos angkut BBM yang mahal, sehingga perlu dipastikan pemanfaatan BBM ini menjadi tepat sasaran.
"Untuk menjaga agar SPBKB Sepangah ini dapat terus beroperasi dengan lancar dan berkelanjutan, maka diharapkan kepada Pemerintah Daerah, Aparat Penegak Hukum, Badan Usaha maupun masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan," kata dia.
SPBKB sepangah dengan kapasitas total 24 kilo liter (KL) yang terdiri dari AKRA 92 sebesar 12 KL dan Biosolar sebesar 12 KL, ini telah beroperasi sejak awal bulan Juli 2018, dengan suplai bahan bakar berasal dari TBBM Wajok yang berjarak kurang lebih 257 km atau 5-6 jam perjalanan darat. [ipe]

Komentar

x