Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 09:07 WIB

Kementan Dukung Pencapaian Zero Hunger Lewat KRPL

Jumat, 2 November 2018 | 21:15 WIB

Berita Terkait

Kementan Dukung Pencapaian Zero Hunger Lewat KRPL
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pertanian terus menggali potensi untuk memudahkan akses penyediaan pangan yang beragam bagi keluarga. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan potensi lahan pekarangan.

"Kita mempunyai lahan pekarangan mencapai 10,3 juta hektar, yang terus kita garap sebagai penyedia pangan keluarga yang potensial," urai Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi, yang ditemui dikantornya beberapa waktu lalu.

Sesuai komitmen global dalam Sustainable Development Goals bahwa semua negara PBB harus mewujudkan tercapainya zero hunger, yaitu upaya memerangi kelaparan. Untuk mewujudkan hal tersebut harus diupayakan kemudahan akses pangan yang beragam bagi semua anggota keluarga.

"Jika lahan pekarangan ini dikembangkan dengan aneka tanaman, akan dapat memudahkan akses bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan," tambah Agung. Melihat keterkaitan antara potensi pekarangan terhadap penurunan zero hunger, Kementerian Pertanian telah mengembangkan program Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan berbasis sumber daya lokal.

"Kita sudah kembangkan sejak tahun 2015 di 8.800 kelompok di seluruh Indonesia dan akan terus kita akselerasi," urai Agung. Kegiatan yang dilakukan menurut Agung, meliputi pengembangan Kebun Bibit Desa (KBD) demplot dan pengembangan pekarangan anggota. Melihat manfaat yang cukup penting, kegiatan ini telah direplikasi di beberapa daerah melalui dana APBD.

Agung juga mengajakmasyarakat untuk memanfaatkan hasil pekarangan untuk memenuhi pangan dan gizi keluarga. "Kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan ini dapat menjadi salah satu solusi dalam memenuhi kebutuhan pangan untuk mendukung kegiatan pencapaian Zero Hunger," lanjut Agung.

Target pencapaian zero hunger sampai tahun 2030. Untuk itu, program ini harus bisa berkelanjutan dan lestari. "Kita siapkan Kebun Bibit Desa (KBD) yang dibangun untuk mencukupi kebutuhan anggota dan masyarakat sekitarnya," jelas Agung. [*]

Komentar

Embed Widget
x