Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 November 2018 | 16:25 WIB

Jagung Kurang, Pemerintah Impor 100 Ton Jagung

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 3 November 2018 | 03:09 WIB

Berita Terkait

Jagung Kurang, Pemerintah Impor 100 Ton Jagung
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kebutuhan jagung untuk pakan ternak diklaim kurang. Mau tak mau, pemerintah memutuskan untuk mengimpor jagung sebanyak 50-100 ribu ton pada 2018.
Keputusan impor dilakukan pemerintah usai rapat koordinasi (rakor) terbatas di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (2/11/2018).
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita yang ikut dalam rakor menyebut, keputusan impor jagung sudah disepakati oleh beberapa kementerian terkait. Mengenai skemanya nanti akan diserahkan melalui Perum Bulog. "Artinya bulog ditugaskan menteri BUMN sudah seperti itu aturannya," kata Diarmita.
Menurut Diarmita, keputusan impor jagung dilakukan sebagai pertimbangan atas harga yang saat ini naik. Akibatnya sejumlah peternak keberatan membeli pakan jagung. "Supaya biar terjangkau misalnya harganya sampai Rp 4.000 per kilogram kan sesuai HPP (Harga Pokok Penjualan) maka diintervensi (lewat impor," kata dia.
Adapun sejumlah menteri yang hadir dalam rakor ini antara lain adalah Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri BUMN Rini Soemarno. Selain itu hadir juga Direktur Utama Perusahaan Umum Bulog Budi Waseso, dan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan. [ipe]

Komentar

x