Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 November 2018 | 05:38 WIB

Kerja Keras Pelindo dan Barata Tekan Dwelling Time

Senin, 5 November 2018 | 14:00 WIB

Berita Terkait

Kerja Keras Pelindo dan Barata Tekan Dwelling Time
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Pelindo IV (Persero) menggandeng PT Barata Indonesia (Persero) dalam menjaga kestabilan dwelling time atau waktu bongkar muat di pelabuhan Makassar, melalui penyediaan alat angkat angkut.
Upaya meminimalkan dwelling time dengan langkah penandatanganan kesepakatan kerja sama oleh Direktur Utama Pelindo IV, Farid Padang, dengan General Manager Divisi Komponen Industri dan Permesian Barata, Hari Santosa, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (5/11/2018).
Barata diberi kesempatan untuk mengambil bagian fabrikasi pembangunan crane di lingkungan Pelabuhan Indonesia IV. Untuk Makassar New Port, Pelindo IV membutuhkan 32 crane yang terdiri dari 24 rubber tyred gantry crane serta empat unit shore to shore crane.
Direktur Utama PT Barata, Toni Budi Santosa, menyambut baik sinergi kedua BUMN ini yang merupakan komitmen dalam upaya peningkatan lokal konten pada proyek-proyek strategis pemerintah.
Rencananya Barata akan turut membangun crane milik Pelindo IV untuk pemenuhan kebutuhan crane di Makasar New Port dan di lingkungan pelabuhan dibawah pengelolaan Pelindo IV lainnya.
Toni menambahkan, bahwa hal tersebut merupakan bentuk dukungan Barata Indonesia untuk program Tol Laut Pemerintah yakni dengan memenuhi kebutuhan transportasi laut melalui akselerasi pembangunan setiap pelabuhan termasuk fasilitasnya.
Barata telah mempersiapkan diri dalam pengembangan bisnis alat angkat dan angkut pelabuhan, baik dalam hal pembangunan unit produk crane dan conveyor lengkap dengan paket perawatannya, maupun dalam hal fasilitas produksi.
Pada 2018 ini Barata melakukan investasi untuk belanja mesin-mesin pendukung dan juga melakukan perluasan area produksi/fabrikasi.
Sebelumnya Barata juga telah membangun beberapa crane untuk memenuhi kebutuhan beberapa pelabuhan di Indonesia diantaranya container crane untuk pelabuhan Makassar, rubber tyred gantry crane untuk Pelabuhan Teluk Bayur, rail mounted harbor crane untuk pelabuhan di Kalimantan dan beberapa overhead crane untuk kebutuhan industri.
Saat ini Barata sedang membangun tiga unit rubber tyred gantry crane untuk Pelabuhan Indonesia III yang juga merupakan produk sinergi antar BUMN.[tar]

Komentar

x