Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 09:05 WIB

Anak Usaha Pertamina Lepas Liarkan 4 Rusa Timor

Selasa, 6 November 2018 | 09:55 WIB

Berita Terkait

Anak Usaha Pertamina Lepas Liarkan 4 Rusa Timor
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu melepasliarkan 4 ekor Rusa Timor (Cervus Timorensis) hasil penangkaran UPT Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Wanawisata Watu Lumpang, Mojokerto, Senin (5/11/2018).
Pelpasan rusa Timor ini merupakan kali pertama di Indonesia, bertepatan dengan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada 5 November.
Hadir dalam pelepasa-liaran Rusa Timor ini, Asset 4 Legal & Relations Manager, M Ibnu Wardhana mewakili Asset 4 General Manager Agus Amperianto; serta stakeholders Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Dewi J Putriani; Kepala Balai Besar KSDA Jatim Nandang Prihadi; Kadis LH Mojokerto Zainul Arifin mewakili Bupati Mojokerto; Administratur Perum Perhutani KPH Parengan Badaruddin Amin; serta UPT Taman Hutan Raya Raden Soerjo dan Yayasan Action Indonesia.
Kegiatan pelepasliaran rusa timor ini merupakan exit strategy CSR keanekaragaman hayati PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu yang diprakarsai sejak 2013 untuk program penangkaran bekerjasama dengan Perum Perhutani KPH Parengan.
"Mulanya dari hanya 11 ekor rusa kini sudah mencapai 45 ekor di BKPH Malo. Setelah kami berhasil mengembangkan jumlah rusa maka di tahun ini kami lepasliarkan sebanyak 10% dari populasi yang ada sesuai peraturan menteri kehutanan," ujar Ibnu.
Rusa Timor termasuk dalam salah satu jenis satwa yang dilindungi menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN). Rusa timor tersebar alami hampir di seluruh Indonesia, dan secara kuantitas perkembangan rusa timor di Jawa Timur relatif baik.
Sebagai salah satu unit penangkaran rusa timor di wilayah BKSDA Jawa Timur, KPH Parengan mendukung kegiatan pelepasliaran satwa hasil penangkaran sekaligus sebagai pemenuhan kewajiban pengembalian satwa hasil penangkaran ke habitat alaminya.
Dewi menyampaikan, tujuan pelepasliaran rusa timor adalah sebagai salah satu strategi dalam upaya meningkatkan populasi rusa timor di habitat alaminya.
"Kita perlu menjaga keanekaragaman hayati di Indonesia dan program ini dapat dijadikan contoh sinergitas peran dan keterlibatan multi pihak mulai dari pemerintah, BUMN, civitas akademika dan masyarakat dalam mendukung upaya pengawetan spesies tumbuhan dan satwa," tegasnya.
"Alam tidak membutuhkan kita, tapi kia menbutuhkan alam, untuk itu kesamaan persepsi dan kerjasama dari para pihak dalam pelestarian populasi satwa ini dari kepinahan sangat memegang peranan penting dalam menentukan kesuksesan upaya konservasi rusa timor di Indonesia," tambah Nandang. [ipe]

Komentar

x