Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 16:57 WIB

Indonesia-Australia Genjot Kerja Sama Ekonomi

Oleh : M Fadil Djaelani | Selasa, 6 November 2018 | 18:30 WIB

Berita Terkait

Indonesia-Australia Genjot Kerja Sama Ekonomi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Australian Treasurer, Josh Frydenberg MP - (Foto: inilahcom/Fadil Dj)

INILAHCOM, Canberra - Pemerintah Indonesia dan Australia sepakat untuk meningkatkan kerja sama sektor ekonomi.

Sebagai tindak lanjut untuk memperkuat kerja sama ekonomi khususnya menyangkut Program Kemitraan Indonesia Australia untuk Perekonomian (PROSPERA), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Australian Treasurer, Josh Frydenberg MP meneken Memorandum of Understanding (MoU) pada 5 November 2018 di Canberra, Australia.

Beberapa hal yang menjadi cakupan dalam bidang kerja sama antara lain melalui kunjungan bilateral, konferensi/lokakarya, penelitian bersama, pertukaran informasi, magang/pertukaran pegawai, dan jadwal kerja sama tahunan.

Kedua pihak akan memfasilitasi pertukaran dan pembagian informasi mengenai praktik kebijakan yang terbaik dan berbagi pengalaman teknis melalui PROSPERA.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, sangat menghargai komitmen Australia dalam menggalang kerja sama antar negara. "Kementerian Keuangan sangat terbantu atas pengalaman Australia dalam mengelola fiskal dan juga reformasi perpajakan," kata Sri Mulyani dalam rilisnya kepada media di Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Melalui PROSPERA, sejumlah staf senior Treasury ditempatkan di kantor Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Kementerian Keuangan. Kerja sama ini memperbaharui MoU sebelumnya yang ditandatangani pada 2013. Kala itu, Australian Treasurer dan Badan Kebijakan Fiskal telah mengadakan dialog kebijakan ekonomi bilateral (Bilateral Economic Policy Dialogue/BEPD).

Setiap tahun, Treasury dan BKF akan mendiskusikan dan menentukan prioritas bersama atas keterlibatan dan kerja sama terkait kebijakan di tahun mendatang dan diadakan di lokasi yang bergantian.

Topik yang dibahas dalam BEPD antara lain topik internasional, regional, maupun bilateral yang menjadi kepentingan bersama. BPEP melengkapi dialog kebijakan tingkat tinggi (high level policy dialogue/HLPD) yang telah dibentuk tahun 2006 yang dihadiri oleh Pemerintah Indonesia dan Australia serta lembaga penelitian dan fokus utamanya pada pengembangan kapasitas dan hubungan teknis. [ipe]

Komentar

x