Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 November 2018 | 05:40 WIB

Ekspor Enggak Nendang, Ekonomi Tumbuh Loyo

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Rabu, 7 November 2018 | 11:46 WIB

Berita Terkait

Ekspor Enggak Nendang, Ekonomi Tumbuh Loyo
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS)merilis pertumbuhanekonomi Indonesiatumbuh 5,17% pada triwulan III-2018.

Angka ini lebih tinggi dari capaian pertumbuhan ekonomi pada periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 5,06%, namun merosot tajam jika dibandingkan dengan kuartal II 2018 yang sentuh 5,27%.

Chief Economist PT Bank Negara Indonesia (BBNI) Ryan Kiryanto mengatakan merosotnya pertumbuhan ekonomi pada kuartal III ini lantaran kondisi global yang tidak begitu baik, terutama dari kinerja ekspor nasional yang tidak begitu signifikan.

"Pertumbuhan ekonomi kuartal III 5,17%, salah satu faktornya gara-gara ekspor yang engga nendang, sementara impor lebih besar," kata Ryan dalam sebuah diskusi 'Proyeksi Perekonomian 2018' di Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Dia juga bilang pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat dan ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok juga menjadi andil dalam kondisi pertumbuhan ekonomi.

"Gara-gara Trump kondisi volume perdagangan dunia dan harga komoditas menurun, awalnya kita meramal bahwa 2018 harga komoditas baik, tapi rupanya tidak," ujarnya.

Akibat hal ini berakibat fatal bagi ekonomi Indonesia dimana, sebagai negara eksportir komoditas, ekspor Indonesia menjadi tidak maksimal.

"Orang-orang lebih senang mendem uangnya di perbankan, ketimbang belanja, karena suku bunga hampir semua negara naik, makanya permintaan ekspor dunia menurun, demand-nya menurun," katanya.

"Pertumbuhan ekspor lebih terbatas disebabkan kinerja ekspor komoditas andalan, seperti hasil pertanian dan pertambangan yang tidak sekuat perkiraan," tambahnya. [jin]

Komentar

x