Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 November 2018 | 05:38 WIB

Diutangi AS, Inka Bikin Pabrik KA di Banyuwangi

Kamis, 8 November 2018 | 01:09 WIB

Berita Terkait

Diutangi AS, Inka Bikin Pabrik KA di Banyuwangi

INILAHCOM, Madiun - PT Industri Kereta Api (Inka) mendapatkan suntikan dana US$30 juta oleh perusahaan Amerika Serikat (AS), yaitu Progress Rail.

"Kita sudah tanda tangan loan of agreement dengan Progres Rail ketika pertemuan IMF, komitmen awal mereka akan bangun 30 juta dolar AS," kata DIrektur Utama Inka Budi Noviantoro dalam paparannya di Kantor Pusat Inka, Madiun, Rabu (7/11/2018).

Dia mengatakan, investasi itu untuk nantinya pengerjaan lokomotif. Saat ini, Inka tengah digenjot mengingat kebutuhan yang meningkat.

Budi mengatakan, sebelum tanda tangan perjanjian itu, pihak Progres Rail yang merupakan bagian dari Caterpillar Grouo itu telah mengunjungi pabrik Inka. "Sebelum ke Bali, mereka ke sini untuk lihat-lihat, dia bilang saya senang, bagus ini, anak-anak muda semua, desainnya bagus," katanya.

Saat ini, lanjut dia masih persiapan aspek legal dari Progress Rail tersebut. "Yang terpenting mereka sudah oke, ini masih proses aspek legal, enggak sembarangan," katanya.

Nantinya, kata Budi, untuk lokomotif sendiri akan disiapkan satu blok dari total keseluruha lahan pabrik baru, yaitu 83 hektar. Selain dari perusahaan Amerika Serika, Budi mengatakan pihaknya juga akan mengandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menanamkan modalnya di pabrik yang akan memproduksi empat unit kereta sehari itu. "Untuk saat ini ada tiga, yaitu Inka, KAI dan Progress rail," ujarnya.

Namun, Ia belum mengetahui besaran modal yang akan KAI tanamkan di pabrik baru. Sementara, tahap 1 dibutuhkan pendanaan Rp600 miliar yang berasal dari penyertaan modal negara (PMN). Sedangkan total investasi pembangunan pabrik, mencapai Rp1,6 triliun. Sudah termasuk biaya pembebasan lahan dan akses.

Pabrik Inka di Banyuwangi dipersiapkan untuk kebutuhan ekspor di mana bisa menekan biaya logistik karena hanya berjarak 3,2 kilometer ke pelabuhan, bahkan dengan akses rel langsung hanya 600 meter. Pabrik kereta dan lokomotif Inka di Banyuwangi ditargetkan mulai beroperasi untuk tahap 1 pada 2020.

Saat ini, Budi mengatakan sedang berlangsung lelang kontraktor, yaitu Wika, PP dan Adhikarya serta izin mendirikan bangunan (IMB) dari Bupati Banyuwangi. "Akhir bulan ini kita sudah dapat pemenang lelangnya," katanya. [tar]

Komentar

x