Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 November 2018 | 05:31 WIB

Bos ExxonMobil Temui Jokowi, Ini yang Dibicarakan

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Kamis, 8 November 2018 | 15:38 WIB

Berita Terkait

Bos ExxonMobil Temui Jokowi, Ini yang Dibicarakan
(Foto: Riset)

INILAHCOM, Jakarta - Hari ini (Kamis, 8/11/2018), Presiden Joko Widodo disambangi Chief Executive Officer (CEO) ExxonMobil Darren Woods di Istana Merdeka, Jakarta. Banyak hal dibicarakan termasuk keunggulan skema gross split.
Ketika menerima bos ExxonMobil, Jokowi didampingi Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan dan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. Pihak ExxonMobil melaporkan kepada Jokowi terkait produksi minyak di Lapangan Banyu Urip sebesar 207 ribu barel per hari (BPH),. Jauh lebih besar ketimbang target produksi 2018 sebesar 180 bph.
"Mereka (ExxonMobil) melaporkan perkembangan investasinya di Indonesia. Production mereka kan sekarang jauh lebih tinggi dari yang diharapkan. Yang diharapkan 180 bph, mereka sekarang bisa 207 ribu barrel per day," papar Arcandra di Komples Istana Presiden, Jakarta.
Selain itu, lanjut Candra, sapaan akrab Wamen ESDM, ExxonMobil menyampaikan sejumlah potensi sektor migas. Besar kemungkinan bisa menambah cadangan migas Indonesia, "Insha Allah mereka report-kan bulan November ini. Ada potensi tambahan cadangan yang mungkin ini menjadi good news buat kita juga," paparnya.
Selain itu, masih kata pria berdarah Minang ini, pihak ExxonMobil sangat sepakat dengan skema gross split sebagai pengganti cost recovery.
"Mereka sangat appreciate bahwa dari sisi regulasi yang mengacu kepada simplicity, efficiency, dan certainty. Itu yang kita bicarakan khususnya jg ttg soal gross split yang basisnya adalah tiga hal itu. Dan, Pak Darren bilang, itu sejalan dengan culture ExxonMobil di Amerika yang sangat menjunjung tinggi certainty, efficiency, dan simplicity. Jadi, mereka sangat appreciate," papar Candra. [ipe]

Komentar

x